Intake Hancur Dihantam Banjir Bandang, Perumda Air Minum Padang Kerahkan Alat Berat Pulihkan Layanan Warga

0
643
padangtime.com – 8 Desember 2025 – Banjir bandang yang melanda Kota Padang tidak hanya mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan permukiman, tetapi juga melumpuhkan infrastruktur vital milik Perumda Air Minum Kota Padang. Intake Palukahan Gadang di Kecamatan Koto Tangah menjadi yang paling terdampak setelah sebagian besar saluran air tertimbun material longsor hingga tak dapat berfungsi.
Direktur Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyebut kerusakan kali ini sebagai yang terparah sejak intake tersebut dibangun pada 2015.
“Ini kerusakan terbesar yang pernah kami alami. Perbaikan darurat saja membutuhkan waktu satu hingga dua bulan,” tutur Hendra.
Kerusakan tersebut membuat perusahaan harus menyiapkan rencana jangka panjang untuk membangun ulang intake dengan jalur baru. Total biaya pembangunan kembali IPA Palukahan Gadang diperkirakan mencapai Rp25 miliar, sementara total kerugian infrastruktur Perumda Air Minum akibat bencana ini ditaksir mencapai Rp45 miliar.
Intake Taban juga ikut rusak akibat terjangan bebatuan besar dan pohon yang hanyut bersama arus deras sungai.
Mengetahui kondisi genting tersebut, anggota DPR RI Zigo Rolanda langsung turun tangan dengan berkoordinasi bersama BWS dan BPBPK Cipta Karya guna menghadirkan alat berat serta pipa pengganti.
Saat ini, kerusakan parah ditemukan pada jalur pipa dari intake menuju instalasi pengolahan air, dengan total 800 meter pipa hancur dan harus diganti. Dampaknya, pasokan air kepada masyarakat sangat terbatas. Baru 60 persen air yang berhasil diolah dan layak konsumsi, sementara 40 persen lainnya masih tercampur lumpur.
Upaya perbaikan darurat berlangsung intensif dan ditargetkan rampung dalam 1–2 bulan ke depan.
Baca Juga  Menwa UNP Bersama Aparat Gabungan Laksanakan Pemakaman Korban Bencana di Padang
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini