ad
Padang TIME – Capaian anak Indonesia dalam Programme for International Student Assessment/PISA sejak tahun 2003 – 2018 yang selalu mengalami penurunan menjadi bahan refleksi bagi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi serta seluruh stakeholder Pendidikan di Indonesia.
Tahun 2021, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi meluncurkan program kerja sama dengan tujuh LPTK di Indonesia yaitu UPI, UNP, UNIMED, UNY, UM, UNJ dan UNM yaitu Peningkatan HOTS Literacy Melalui Optimalisasi Pencapaian IKU dalam MBKM. Salah satu programnya adalah Penguatan Pembelajaran Kolaboratif dan Partisipatif dengan Case Method dan Team Based Project.
Program ini diawali dengan Training of Trainer yang diikuti oleh Sembilan orang dosen UNP di Bandung dengan Narasumber dari Amerika Serikat, Singapore dan Australia. Kemudian dilanjutkan dengan pelatihan kepada Guru SMP dan mahasiswa serta workshop pembuatan perangkat pembelajaran.
Kepala Pusat Pengembangan Pembelajaran/PUSBANGBEL, LP3M UNP Dr. Nofrion, M.Pd yang ditunjuk oleh Rektor UNP sebagai Koordinator Kegiatan ini menjelaskan bahwa setelah workshop, Sembilan orang dosen UNP yang telah mengikuti ToT akan melakukan pendampingan ke sekolah Mitra yaitu SMPN 1 Lubuk Alung, SMPN 2 Kubung dan SMPN 3 Gunung Talang.
Kunjungan perdana dilaksanakan ke SMPN 2 Kubung dan SMPN 3 Gunung Talang pada tanggal 13 Oktober 2021. Enam orang dosen UNP yang turun sebagai pendamping adalah 1) Dra. Asmar Yulastri, M. Pd., Ph.D, 2) Dr. Arwizet, ST., MT, 3) Dr. Aisiah, M. Pd, 4) Dr. Masrun, M.Pd, 5) Dr. Jagar Lumbantoruan, M. Hum dan 6) Dr. Fitri Arsih, M.Pd.
Selain melakukan sosialisasi dan observasi di sekolah mitra, dosen juga langsung berkolaborasi dengan guru dan mahasiswa untuk merancang pembelajaran yang akan dilaksanakan di kelas IX nantinya.
Kepala SMPN 3 Gunung Talang, Yenni, S. Pd menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan dukungan penuh demi terlaksananya program yang sangat bermanfaat bagi guru dan siswa di sekolah yang dipimpinnya.
Dalam sambutannya, Yenni, S. Pd menekankan bahwa guru-guru yang terlibat dalam program ini agar benar-benar melaksanakan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan penilaian secara kolaboratif. Sedangkan Kepala SMPN 2 Kubung, Nofri Anten, S. Pd menyampaikan terima kasih atas dipilihnya SMPN 2 Kubung dalam kegiatan ini dan akan memberikan dukungan serta fasilitas yang diperlukan.
Mengawali kegiatan pembelajaran selama 6 kali pertemuan akan dilaksanakan pre test bagi Dosen, Guru dan Siswa pada tanggal 14 Oktober 2021 secara online bersama Pusmenjar. PIC Program LPTK UNP, Dr. Adri, M. Pd. T dan PIC Keuangan LPTK UNP, Dr. Anwar, M. Pd menjelaskan bahwa selain program penguatan pembelajaran kolaboratif dan partisipatif, juga ada lima program lain Assessment Clinic HOTS Literacy, Inovasi Pembelajaran Berbasis Model Kolaboratif dan Partisipatif, Modul Digital Berbasis Micro Learning, Micro Credential Bersertifikat dan Optimalisasi IKU2 (pengalaman di luar kampus).  )
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here