ads

PadangTIME.com | Pemerintah Kabupaten Agam mendukung penuh program Pemerintah Pusat terkait Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) tahun 2022, dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas).

Hal ini disampaikan Bupati Agam, Dr H Andri Warman, MM saat menjadi narasumber pada acara Talkshow yang digelar oleh Padang TV, bertajuk kesiapan menyukseskan pendataan Regsosek dan kesiapan mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera, Selasa (1/11).

Pada kesempatan tersebut selain Dr H Andri Warman, MM, menjadi narasumber juga dihadiri oleh Direktorat Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian PPN/Bappenas, Andi Rachman Prana, Kepala BPS Provinsi Sumbar, Ir. Herum Fajarwati, dan Akademisi UNAD Padang, Prof. Dr. Ir. Helmi, MSc.

Andi Rachman Prana mengatakan, pendataan Regsosek adalah pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan.

“Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) adalah upaya pemerintah untuk membangun data kependudukan tunggal, atau satu data. Dengan menggunakan data tunggal, pemerintah dapat melaksanakan berbagai programnya secara terintegrasi, tidak tumpang tindih, dan lebih efisien,” ujarnya.

Dikatakan, nantinya data Regsosek ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, bantuan sosial, kesehatan, hingga administrasi kependudukan.

“Regsosek penting untuk segera dilakukan, karena masih terbatasnya cakupan data sosial ekonomi penduduk yang ada, yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh program dan layanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dijelaskan, Data Regsosek mencakup informasi kondisi sosial ekonomi, termasuk status kesejahteraan, yang meliputi: kondisi sosial ekonomi demografis, kepemilikan aset, kondisi sanitasi air bersih, kondisi perumahan, kondisi kerentanan kelompok penduduk khusus (disabilitas), informasi geospaaial, tingkat kesejahteraan, informasi sosial ekonomi lainnya.

Sementara itu, Andri Warman mengatakan, Pemerintah Kabupaten Agam sangat mendukung program tersebut, karena dengan data ini nantinya akan banyak manfaatnya dalam menunjang program-program pemerintah.

“Salah satu contohnya adalah dalam menyalurkan bantuan sosial, sehingga bantuan ini bisa disalurkan dengan tepat sasaran,” ujarnya.

Oleh sebab itu, jelasnya, saat pendataan di Agam nanti, tim yang mendata akan langsung didampingi oleh wali nagari atau wali jorong di daerahnya masing-masing.

“Karena Wali Nagari dan Wali Jorong inilah yang paling tahu kondisi di tengah masyarakat, sehingga data yang didapat pasti akurat,” jelasnya.  (RH/pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini