Bupati Agam Buka Kompetisi Gadih Marandang Sebagai Promosi Wisata dan Ekonomi

0
1947

Danau  Maninjau , 18 Desember  2022

PadangTIME.com – Kompetisi Gadih Marandang 2022 merupakan sebuah usaha mempromosikan sektor kepariwisataan Kabupaten Agam, khususnya Danau Maninjau.Selain itu, kompetisi memasak ala masyarakat Minang ini juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal ini benang merah yang disampaikan Bupati Agam melalui Asiten II, Ir Jetson, MT saat membuka Kompetisi Gadih Marandang, Minggu, (18/12) di Linggai Park.

Menurut bupati, kegiatan ini merupakan langkah strategis bagi pemerintah daerah. Pasalnya, selain merawat tradisi, kegiatan ini juga upaya menggerakan sektor pariwisata dan perekonomian.

“Kegiatan ini merupakan potensi besar yang dapat kita manfaatkan untuk mengairahkan dunia pariwisata sekaligus perekonomian warga,” katanya.

Daya tarik wisata dari kegiatan ini sebut bupati, terletak pada komposisi rendang yang diperlombakan yakni pakis dan pensi. Dikatakan, kedua bahan pokok ini merupakan sumber daya endemik kawasan maninjau.

“Menariknya, para peserta adalah generasi muda se-Sumatera Barat yang mengenakan pakaian adat khas daerah masing -masing,” ucapnya.

16 kabupaten dan kota di Sumatera Barat memastikan diri mengikuti Kompetisi Gadih Marandang di Linggai Park, Danau Maninjau, Minggu 18 Desember 2022 mendatang. Informasi tersebut dibenarkan Ketua Panitia Kompetisi Gadih Marandang, Popi Mailani, Sabtu 17 Desember 2022.

Ia menyebutkan, saat ini hampir seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat telah terdaftar sebagai peserta kompetisi.

“Seluruh kabupaten dan kota, kecuali Kabupaten Solok, Bukittinggi dan Mentawai,” sebutnya. Ia merinci, setidaknya 80 peserta sudah memastikan hadir di Linggai Park pada hari pelaksanaan.

“Masing-masing kabupaten dan kota mengirim lima peserta dalam satu tim,” katanya.Menghadapi hari pelaksanaan besok sambungnya, persiapan yang telah selesai dilakukan mencapai 95 persen.

“Untuk bahan yang kita gunakan adalah pakis dan pensi maninjau, inilah nantinya yang akan direndang,” ucapnya.

Organisasi Perempuan Indonesia Maju (PIM) DPD Sumatera Barat bersama Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga bakal menggelar Kompetisi Gadih Marandang, 18 Desember mendatang.

Bupati berharap, kegiatan ini dapat menjadi event tahunan pemerintah daerah. Menurutnya, event semacam ini dapat mengembalikan Danau Maninjau ke masa kejayaannya.

“Mari kita sama-sama menggairahkan kembali pariwisata Danau Maninjau yang sempat redup setelah badai pandemi Covid-19,

 

Kompetisi yang diikuti remaja putri setingkat sekolah menengah atas se-Sumatera Barat ini bertujuan merawat tradisi membuat rendang yang melekat pada perempuan Minangkabau sejak dahulu.

Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk mempromosikan destinasi wisata utama di sektor kepariwisataan Kabupaten Agam.

Ketua PIM DPD Sumbar, Hj Emma Yohanna mengatakan generasi perempuan Minangkabau masa kini tak begitu menggandrungi tradisi membuat rendang.

Padahal menurutnya, sejak dahulu perempuan Minangkabau sudah dibekali kepiawaian membuat rendang secara turun temurun.(RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini