BNNP Sumbar Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di BIM: Satu Koper, Dua Pelaku, dan Jejak Jaringan Aceh–Lombok

0
876
padangtime.com – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) kembali menjadi saksi bisu terbongkarnya jaringan narkotika lintas provinsi. Selasa pagi, 15 Juli 2025, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Barat menggagalkan penyelundupan dua kilogram sabu yang disembunyikan di dalam koper milik seorang penumpang. Pelaku berinisial AS (26), warga asal Aceh, diringkus petugas di area check-in terminal keberangkatan sesaat sebelum menaiki pesawat.
Penangkapan ini bukan sekadar hasil operasi biasa. Di balik koper yang tampak sepele, tersembunyi jejaring rumit perdagangan gelap narkotika yang diperkirakan terhubung dari Aceh hingga Nusa Tenggara Barat. Sumatera Barat diduga bukan lagi hanya jalur lintasan, tetapi telah menjadi simpul strategis dalam rantai distribusi sabu di Indonesia.
Kepala BNNP Sumbar, Brigjen Pol Ricky Yanuarfi, dalam konferensi pers yang digelar Jumat (18/7), memaparkan bahwa pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen yang mereka terima beberapa hari sebelumnya. Laporan tersebut menyebut akan ada pengiriman sabu dari Aceh menuju Lombok, dengan BIM sebagai titik transit utama sebelum pesawat melanjutkan perjalanan via Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
“Intelijen yang masuk menyebut jalur Aceh–Lombok via Padang. Kami langsung melakukan pengawasan ketat di BIM. Koordinasi kami lakukan dengan pihak Bea Cukai, Avsec, dan maskapai,” terang Brigjen Ricky.
Tim gabungan yang siaga sejak dini hari akhirnya mencurigai koper milik AS yang tampak berat namun tidak sesuai dengan manifest barang. Setelah pemeriksaan mendalam, ditemukan empat bungkus sabu yang dibalut plastik bening dan disamarkan di antara tumpukan pakaian.
Pelaku AS langsung dibawa ke kantor BNNP untuk diinterogasi. Ia mengaku hanya sebagai kurir yang diperintahkan oleh seorang rekan di Aceh bernama I (22). I disebut sebagai koordinator pengiriman yang bertugas menyiapkan barang dan rute pengantaran.
Pengakuan tersebut tidak disia-siakan. Tanpa menunggu waktu lama, tim BNNP Sumbar langsung berangkat ke Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Operasi penangkapan I berlangsung cepat dan tanpa perlawanan. Fakta ini memperkuat dugaan bahwa jaringan tersebut memiliki struktur dan peran terorganisir, bukan sekadar aksi individu.
“Pelaku I adalah sosok yang mengatur logistik pengiriman. Jika kita ibaratkan rantai, ia berada dua mata rantai di atas kurir. Tapi kami meyakini masih ada pihak lain di atasnya,” kata Brigjen Ricky.
Yang mencemaskan, kata Ricky, adalah bahwa Sumatera Barat mulai menunjukkan tanda-tanda menjadi titik penting dalam skema distribusi narkoba. Lokasi geografis yang strategis, infrastruktur bandara yang berkembang, dan konektivitas antardaerah menjadi celah potensial bagi sindikat untuk memanfaatkan wilayah ini sebagai persimpangan utama.
“Padahal selama ini Sumbar dianggap bukan wilayah merah peredaran narkoba. Namun kasus-kasus yang muncul dalam beberapa tahun terakhir membuktikan sebaliknya. Kita harus waspada,” imbuhnya.
BNNP Sumbar kini tengah melakukan pendalaman untuk melacak asal muasal sabu serta tujuan pengantaran di Lombok. Dugaan sementara menyebut barang haram itu berasal dari luar negeri, masuk melalui Aceh sebagai pintu gerbang utama, lalu didistribusikan ke sejumlah provinsi melalui jalur udara.
“Kasus ini membuka banyak pintu baru. Penyelidikan kami akan menyasar hingga ke hulu: siapa penyedia barang, siapa pengatur jalur, dan siapa penerima akhirnya di NTB,” tutur Ricky.
Meski demikian, Ricky menegaskan bahwa penangkapan ini bukan akhir, melainkan awal dari pembongkaran yang lebih besar. “Kami tidak akan berhenti di AS dan I. Setiap jejak akan kami telusuri. Kami ingin Sumatera Barat bebas dari cengkeraman jaringan narkoba,” tegasnya.
Dalam penutup konferensi persnya, Brigjen Ricky menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar aktif terlibat dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba. Menurutnya, perang terhadap narkoba bukan hanya tugas BNN, melainkan perang kolektif seluruh bangsa. (*)
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini