Bait Senyap Mande Siti, Cara Anak Nagari Manggopoh Maknai Jasa Pahlawan

0
227
padangtime.com | Banyak cara yang bisa dilakukan oleh generasi muda dalam memaknai jasa para pahlawan. Seperti yang dilakukan sejumlah anak nagari yang tergabung dalam Karang Taruna Siti Manggopoh.
Puluhan anak Nagari Manggopoh menampilkan sandiwara dan membacakan puisi berjudul Umpan Senyap Mande Siti. Pertunjukan seni pertunjukan tersebut dilakukan dalam rangkaian peringatan Perang Manggopoh ke 114 di lapangan Balai Satu, Nagari Manggopoh.
Koreografer dan Penulis Naskah Bait Senyap Mande Siti, Ihsan Fuadi mengatakan reklamasi teatrikal dan puisi merupakan cara anak nagari merawat peristiwa sejarah Perang Manggopoh.
Menurutnya teaterikal Bait Senyap Mande Siti merupakan sarana penyampai pesan yang efektif bagi generasi muda. Dikatakan, konsep teaterikal yang ditampilkan merupakan penggambaran kondisi masa lalu dan kekinian.
“Pesan melalui teaterikal ini bagaimana kita menyikapi gempuran masa kini seperti kemajuan teknologi, kenakalan remaja dan sebagainya,” kata dia.
Dijelaskan lebih lanjut, penampilan yang diperankan 17 anak nagari itu diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk tidak mudah menyerah. Menurutnya, anak muda harus ambil bagian dalam memajukan nagari.
“Ini juga suara dari anak nagari. Kami anak muda bersemangat memberikan kontribusi terbaik untuk nagari,” tuturnya.
Terkait peristiwa Perang Manggopoh, Ihsan berpandangan Mande Siti merupakan pelopor perjuangan kaum perempuan. Untuk semangat perjuangannya harus tetap mengalir dalam darah anak muda. (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini