PadangTIME.com – Massa yang melakukan aksi demonstrasi penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) atau tolak harga BBM naik, gagal bertemu dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Massa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang untuk bertemu dengan anggota DPRD Provinsi Sumbar saat melakukan aksi tolak harga BBM naik di Kantor DPRD Sumbar, Senin (5/8/2022) tidak berhasil.
Sebelum bubar, peserta aksi demo tolak harga BBM naik, berniat untuk kembali datang pada saat rapat paripurna untuk menyampaikan aspirasinya, Jumat (9/9/2022) mendatang.
Sebelumnya, dalam aksi massa juga meminta masuk ke Gedung DPRD Sumbar, kemudian mereka ditemui oleh Kabag Umum DPRD Sumbar Riswandi. Berselang kemudian mereka melakukan diskusi bersama mahasiswa di halaman Gedung DPRD Sumbar.
Pada pertemuan itu, Kabag Umum DPRD Sumbar Riswandi mengatakan kepada peserta aksi bahwa saat ini dari total 65 Anggota DPRD Sumbar, memang tidak ada satu orang pun di kantor wakil rakyat tersebut.
Menurunya, seluruh anggota dewan tersebut, kini sedang menjalani dinas di luar daerah. “Sesuai dengan agenda Badan Musyawarah (Bamus) anggota DPRD sekarang semuanya dinas ke luar daerah sesuai tugas komisi masing-masing,” kata Riswandi.
Dia mengatakan, mahasiswa dalam aksinya ingin meminta bertemu dengan anggota DPRD Sumbar. Kemudian meminta anggota DPRD untuk sepakat bersama menolak kenaikan harga BBM.















