padangtime.com – Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah memastikan data warga terdampak bencana benar-benar akurat dan tidak ada yang terlewat. Arahan itu disampaikan saat Safari Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Suhada’ Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Selasa (3/3/2026).
“Saya minta Pak Wali Nagari pastikan betul datanya, koordinasi dengan Pak Camat dan dinas terkait. Jangan sampai ada masyarakat yang tidak terdata. Kita harus adil,” tegasnya.
Menyikapi keluhan hilangnya lahan sawah, ia menyatakan pemerintah akan mengupayakan pembangunan kembali jika ketersediaan lahan memungkinkan. Pemerintah pusat juga telah menyiapkan anggaran pemulihan ekonomi, namun bantuan hanya dapat disalurkan bila data valid.
Persoalan tagihan listrik turut disampaikan warga. Wagub memastikan adanya bantuan operasional listrik Rp100 ribu per minggu per blok dan meminta konfirmasi ke PLN setempat. Ia mengapresiasi relawan dan perangkat nagari yang terus bergotong royong.
Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyebut Salareh Aia terdampak parah. Proposal bantuan Rp7,9 triliun telah diajukan ke pemerintah pusat. Pemda dan provinsi juga menyiapkan hunian tetap dengan tantangan lahan.
Wagub menyerahkan Rp50 juta untuk masjid, 40 mushaf Al-Qur’an, Rp10 juta dari Bank Nagari, Rp3 juta dari Baznas Sumbar, serta bantuan BPBD.
(adpsb/cen/bud)

















