padangtime.com – Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Gerakan Pengendalian Hama Tikus sebagai respons atas meningkatnya serangan hama yang meresahkan petani. Kegiatan ini dilaksanakan di Jorong Tabek Pala, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Selasa (27/01/2026).
Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., serta dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Solok Fraksi Gerindra Iskan Nofis, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Wali Nagari Talang, penyuluh pertanian lapangan (PPL), dan kelompok tani setempat.
Dalam arahannya, Wakil Bupati H. Candra menyampaikan keprihatinan Pemerintah Kabupaten Solok atas dampak serangan hama tikus yang mengancam hasil panen petani. Ia menegaskan kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk tanggung jawab untuk mencari solusi yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berjangka panjang.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, mewakili Bapak Bupati, kami turut prihatin atas kondisi yang dialami petani. Kita harus mencari solusi jangka panjang agar serangan hama ini tidak terus berulang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan menyiapkan kajian bersama DPRD Kabupaten Solok terkait skema bantuan benih bagi petani terdampak. Selain itu, penerapan pola tanam serentak, penggunaan varietas padi yang sama, serta sistem pengairan yang lebih terpola dan terkoordinasi juga didorong sebagai strategi pengendalian hama.
Anggota DPRD Kabupaten Solok, Iskan Nofis, menyampaikan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi petani melalui rapat kelompok tani bersama PPL serta hasil koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Solok. Serangan hama tikus dinilai sudah sangat mengganggu dan memicu kekhawatiran gagal panen.
Sementara itu, Dinas Pertanian Kabupaten Solok menyampaikan bahwa pemetaan luas lahan terdampak masih terus dilakukan sebagai dasar penyusunan langkah lanjutan dan perencanaan bantuan. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah awal menekan dampak serangan hama sekaligus memperkuat sinergi semua pihak. (Diskominfo)