SINGAPURA — Tanoto Foundation dan Gates Foundation menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada Selasa, 6 Mei 2025, sebagai langkah awal menjalin kolaborasi strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Asia melalui penguatan sektor kesehatan, gizi, pendidikan, dan filantropi.
Nota kesepahaman ini memperkuat kerja sama yang telah terjalin, khususnya dalam proyek gizi di Indonesia, dan membuka peluang kemitraan baru di berbagai bidang pembangunan manusia. Melalui kemitraan ini, kedua yayasan akan merancang dan melaksanakan inisiatif bersama yang bertujuan mempercepat dampak sosial di kawasan.
“Kemitraan ini merupakan langkah penting membuka kemungkinan baru bagi perubahan sistemik di Asia,” ujar Belinda Tanoto, anggota Dewan Pembina Tanoto Foundation. Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas organisasi dalam menghadapi tantangan global yang kompleks.
Hari Menon, Direktur Gates Foundation untuk Asia Selatan dan Tenggara, menekankan pentingnya kolaborasi jangka panjang untuk mencapai dampak berkelanjutan. “Dengan menyatukan kekuatan, jaringan, dan keahlian, kami dapat membantu meningkatkan kehidupan jutaan orang di seluruh Asia,” ucapnya.
Setiap proyek dalam kerangka kemitraan ini akan diatur melalui perjanjian khusus, dengan penekanan pada keterjangkauan dan aksesibilitas inovasi bagi kelompok rentan. (pt)

















