padangtime.com – Pemerintah Kota Padang memasuki tahap baru dalam penguatan layanan air bersih melalui pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban III. Proyek senilai Rp239,3 miliar itu resmi dimulai setelah penandatanganan kontrak di Hotel Pangeran Beach, Selasa (23/6/2026).
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyaksikan langsung penandatanganan kontrak bersama sejumlah pejabat pusat dan daerah. Selain itu, Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda mengikuti kegiatan secara daring.
Proyek strategis ini bertujuan meningkatkan kapasitas produksi air bersih sekaligus memperkuat ketahanan layanan air minum di Kota Padang. Karena itu, pemerintah membagi pekerjaan ke dalam beberapa paket yang berlangsung secara multiyears hingga Juni 2027.
Paket pekerjaan mencakup peningkatan Instalasi Pengolahan Air (IPA), pembangunan reservoir, pemasangan pipa transmisi, serta pembangunan jaringan perpipaan sepanjang 18 kilometer. Karya Mulia KSO mengerjakan peningkatan IPA. Sementara itu, PT Cipta Crown Simbol bersama PT Putra Masindo Utama membangun jaringan perpipaan. Adapun PT Waseco Tirta WSO, PT Bemaco Rekapprima, dan PT Bina Lestari Lingkungan Sejahtera menangani manajemen konstruksi.
Maigus Nasir menegaskan SPAM Taban III akan menjadi penyangga utama IPA Gunung Pangilun. Oleh sebab itu, ia meminta seluruh penyedia jasa menjaga kualitas dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
Di sisi lain, Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Oscar RH Siagian memastikan pemerintah pusat mengawasi progres proyek secara berkala. Saat ini cakupan layanan air bersih di Padang mencapai sekitar 52 persen. Namun, setelah proyek rampung, kapasitas produksi air bersih akan meningkat dari 200 liter per detik menjadi 400 liter per detik sehingga lebih banyak warga dapat menikmati layanan yang lebih optimal. (pt)

















