padangtime.com – PT Semen Padang kembali menunjukkan transformasi bisnisnya dengan melepas produk fabrikasi industri berat Shell Kiln Narogong 2 yang dipesan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, di area workshop perusahaan, Senin (30/3/2026).
Produk bernilai tinggi tersebut diproduksi oleh Workshop Fabrikasi & Konstruksi di bawah Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan. Pelepasan dilakukan Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, sebagai simbol penguatan bisnis non semen di tengah persaingan industri.
“Ini membuktikan PT Semen Padang tidak lagi bergantung pada bisnis inti semen. Kami terus mengembangkan bisnis non semen sebagai sumber pertumbuhan baru,” ujarnya.
Unit bisnis ini kini menjadi motor pertumbuhan dengan layanan fabrikasi konstruksi, material turunan seperti basal dan binder clay, serta produk inovatif seperti calcium carbonate dan Sepablock.
Kepala Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan, Ridwan Muchtar, menyebut workshop yang berdiri sejak 1988 kini mampu memproduksi peralatan industri berat lintas sektor, mulai dari semen hingga nikel.
Shell Kiln Narogong 2 memiliki nilai proyek Rp3,875 miliar dengan spesifikasi material DIN 16Mo3, diameter 5.600 mm, panjang 9,3 meter, dan bobot 36,14 ton. Proses fabrikasi diselesaikan dalam 19 hari.
Keberhasilan ini melanjutkan proyek sebelumnya senilai Rp13,2 miliar untuk PT Semen Tonasa. PT Semen Padang pun semakin menegaskan perannya sebagai mitra strategis industri nasional. (team)

















