Tanah Datar – Senyum ceria siswa-siswi SDN 11 Lawang Mandahiling mewarnai hari Kamis (8/5) sore itu, saat dua ruang kelas baru yang dibangun pascabencana Marapi resmi diserahkan kepada pihak sekolah. Bantuan ini datang dari hati para rektor perguruan tinggi negeri dan swasta yang tergabung dalam MRPTNI dan FRI, difasilitasi oleh Universitas Negeri Padang (UNP).
Rektor UNP, Krismadinata, Ph.D., langsung menyerahkan aset tersebut kepada Kepala Dinas Pendidikan Tanah Datar, Inhendri Abbas, S.Pd., M.M., didampingi Prof. Ganefri, Ph.D., penggagas pembangunan dan mantan Ketua MRPTNI.
“Wajah anak-anak kita tampak bahagia. Inilah semangat yang kami bawa: membangun kembali, bukan hanya bangunan fisik, tapi juga harapan dan masa depan mereka,” kata Rektor Krismadinata dalam sambutannya yang penuh rasa syukur.
Kadis Pendidikan Tanah Datar mengungkapkan rencana memulai proses pembelajaran bertahap di gedung baru pada tahun ajaran 2025/2026, meskipun masih kekurangan sarana seperti meja, kursi, dan air bersih.
Prof. Ganefri menyatakan komitmennya untuk terus mencari bantuan tambahan. “Insyaallah, kami akan upayakan pengadaan sarana belajar dan memastikan air bersih tersedia. Ini bukan akhir, tapi awal dari upaya pemulihan pendidikan di kawasan bencana ini,” ujar Ketua PWNU Sumbar tersebut.
Penyerahan aset berlangsung hangat, disaksikan tokoh masyarakat, OPD, guru, dan para siswa yang duduk di ruang kelas baru—simbol dari harapan yang mulai tumbuh kembali. (Er/Humas UNP)