Penulis: Fiona Rantika

padangtime.com – Di tengah maraknya penggunaan pupuk kimia yang merusak tanah, sekelompok mahasiswa KKN Universitas Andalas membawa harapan baru ke Nagari Durian Tinggi, khususnya kepada petani di Nagari Durian Tinggi.
Lewat edukasi dan praktik langsung pembuatan pupuk organik cair (POC), mereka mengajak masyarakat kembali ke cara bertani yang lebih alami dan berkelanjutan. Inisiatif ini mendapat apresiasi langsung dari Rektor Universitas Andalas sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membangun desa dan menjaga ketahanan pangan.
Tujuh mahasiswa sebagai penggagas kegiatan ini yang diketuakan Diko Okta Siswandra (Agriteknologi) dan anggota Dara Kyla Humaira (Agribisnis), Adi Putra (Agroteknologi), Fatma Anzani S. (Biologi), Reziq Merchellino I. (Biologi), Hanna Maulida (Peternakan) dan Abel Giffari M. (Peternakan).
Sabtu, 2 Agustus, kelompok KKN Nagari Durian Tinggi menggelar acara edukasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organic cair (POC). Acara ini dimulai pada pukul 9:30 WIB, yang dihadiri oleh kurang lebih 30 perwakilan dari kelompok petani yang ada di Durian Tinggi. Seperti kelompok tani Sawah Laweh, Jirek Tinggi, Tunas Harapan, Saiyo Tampang dan lainnya.
Acara edukasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organi cair (POC) ini dibuka dengan kata sambutan yang diberikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dari kelompokm KKN Nagari Durian Tinggi ini, yaitu Dr. Yesi Puspita, M.Si, CPPS. Dalam sambutannya, DPL KKN Nagari Durian Tinggi ini menyampaikan apresiasi atas antusiasmenya terhadap program kerja yang digelar oleh mahasiswa bimbingannya. Ia menekankan pentingnya pupuk organik cair sebagai solusi ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman.
Selanjutnya, setelah kata sambutan yang diberikan oleh DPL KKN Nagari Durian Tinggi, acara dilanjut dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh penyuluh dari dinas pertanian, yakni Yulia Rahmi, S.P. Beliau menyampaikan bahwa pupuk organik cair merupakan salah satu solusi ramah lingkungan dalam meningkatkan kesuburan tanah dan produktivitas tanaman. Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman yang baik tentang manfaat, cara pembuatan, dan penerapan pupuk organik cair di lapangan. lengkap bagi tanaman secara bertahap. Pada kesempatan ini juga dilakukan sesi tanya dan jawab antara pemateri dan para peserta, terutama kelompok tani.
Acara berikutnya adalah materi mengenai POC yang dijelaskan oleh perwakilan dari salah satu anggota kelompok KKN Nagari Durian Tinggi, yakni Reziq Marchellino Irwan dan Fatma Anzani Safitri dari Jurusan Biologi. Mereka menjelaskan mengenai mengapa POC ini penting, apa saja kelbihan dan kekurangan dari POC, alat dan bahan yang dibutuhkan dalam proses pembuatan POC, serta bagaimana langkah-langkah pembuatan POC ini.
Selanjutnya masuk ke sesi acara yang ditunggu-tunggu yaitu kata sambutan dari Rektor Universitas Andalas, yang diwakilkan oleh sekretaris UPT PDK KKN, yakni Bapak Daimon Syukri, S.Si., M.Si., Ph.D. sekretaris UPT PDK KKN bapak Daimon Syukri S,Si M,Si Ph.D. sekretaris UPT PDK KKN, Daimon Syukri, S.Si., M.Si., Ph.D. Beliau menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan mahasiswa KKN di Nagari Durian Tinggi yang menggelar edukasi dan demonstrasi pembuatan pupuk organik cair (POC) kepada Masyarakat Nagari Durian Tinggi. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan misi Universitas Andalas dalam mendukung pembangunan desa melalui pendekatan ilmiah dan berkelanjutan.
Penyampaian sambutan kemudian dilanjut dengan peresmian website Nagari Durian Tinggi yang menjadi akhir dari rangkai kegiatan penyampaian sambutan dan materi. Yang mana setelah peresmian website Nagari Durian Tinggi ini, proses demonstrasi pembuatan cara POC pun dilaksanakan. Demonstrasi ini dimulai pada pukul 11:00 WIB, dilaksanakan di luar ruangan yang diikuti oleh seluruh peserta yang hadir. (pt)
Baca Juga  KKN Sungai Puar Palembayan, Mengusung Tema Berjejak Teknologi Bertumbuh Bersama Negeri
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini