Pjs Bupati Agam Resmikan Museum Adat dan Kebudayaan Nagari Pasia Laweh (MAKNA) dalam Rangka Hari Museum Nasional ke-62

0
959
padangtime.com, Agam – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Agam, Dr. Endrizal SE, MSi, meresmikan Museum Adat dan Kebudayaan Nagari Pasia Laweh (MAKNA) yang bertepatan dengan peringatan Hari Museum Nasional ke-62, Sabtu (12/10/2024). Peresmian berlangsung di Aula Kantor Walinagari Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, dan bertujuan untuk melestarikan serta memperkenalkan adat dan kebudayaan Nagari Pasia Laweh kepada masyarakat luas.
Dalam sambutannya, Dr. Endrizal menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi serta warisan budaya agar tetap hidup dan dapat diteruskan kepada generasi mendatang.
“Semoga Museum Adat dan Kebudayaan Nagari Pasia Laweh ini dapat menjadi tempat yang mendidik dan menginspirasi, serta memperkuat rasa cinta terhadap budaya lokal. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya ini,” ujar Dr. Endrizal.
Pjs Bupati Agam itu juga berharap, museum tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih memahami dan mencintai adat serta budaya daerah mereka sendiri.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Endrizal juga menyerahkan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada komunitas Gabungan Ojek Kenagarian Pasia Laweh (GoKap) yang berjumlah 62 anggota. Pemberian kartu BPJS Ketenagakerjaan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja ojek, yang memiliki peran penting dalam mobilitas masyarakat sehari-hari.
“BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap para pekerja ojek, yang sangat berperan dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Dengan adanya perlindungan ini, diharapkan mereka dapat bekerja dengan lebih aman dan tenang,” tambah Dr. Endrizal.
Pemberian BPJS Ketenagakerjaan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi anggota GoKap dalam menjalankan tugas sehari-hari, sehingga mereka dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Pasia Laweh.
Dengan peresmian Museum Adat dan Kebudayaan Nagari Pasia Laweh dan pemberian perlindungan kepada para pekerja ojek, Pemerintah Kabupaten Agam berharap dapat lebih mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Fikri
Editor: Harmen
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini