Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah. Ajakan tersebut ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Gebyar Pajak, Sabtu (3/10/2026). Menurutnya, pajak tidak hanya menjadi kewajiban warga, tetapi juga membantu pemerintah membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan publik.
“Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, saya menyampaikan apresiasi kepada Badan Pendapatan Daerah dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Muhidi. Ia menjelaskan, penerimaan PKB menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mendukung berbagai program pemerintah. Karena itu, ia berharap masyarakat membayar pajak tepat waktu tanpa harus menunggu sanksi.
Selain itu, Muhidi menilai pemerintah perlu menghadirkan pelayanan yang mudah dan dekat dengan masyarakat. Layanan Samsat keliling serta fasilitas digital, misalnya, dapat membantu warga memenuhi kewajiban tanpa menghabiskan banyak waktu.
“Semakin dekat dan mudah pelayanan, tentu akan semakin membantu masyarakat dalam memenuhi kewajibannya,” ujarnya. Selanjutnya, ia mendorong pemerintah memperluas edukasi perpajakan melalui media sosial, radio, komunitas otomotif, dan berbagai kegiatan masyarakat. Dengan cara tersebut, informasi mengenai jadwal pembayaran, prosedur, dan manfaat pajak bisa menjangkau lebih banyak warga.
Muhidi juga menekankan pentingnya transparansi pengelolaan penerimaan pajak agar masyarakat memahami manfaat kontribusi mereka. Ia berharap pemerintah daerah, kepolisian, Jasa Raharja, pemerintah kabupaten dan kota, serta masyarakat terus memperkuat kolaborasi. “Mari kita jadikan kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor sebagai kebiasaan baik yang tumbuh dari kesadaran,” pungkasnya. (mp)
*

