PADANGTIME.COM | Pada Sore yang cerah, Sabtu 29 Juni 2024, Calon Wali Kota
Padang, Miko Kamal sampaikan visi utamanya sebagai kota layak huni saat berdiskusi bersama beberapa wartawan di Kedai Kopi Sari’a. Miko Kamal mengusung empat prinsip dasar: kota bersih, kota aman, kota nyaman, dan masyarakat partisipatif.
Dalam sesi diskusi Miko Kamal dia bercerita tentang perjalanan hidupnya,
ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar S3 dalam bidang hukum bisnis dari Macquarie University, Sydney, Australia, serta gelar S2 dari Deakin University, Melbourne. Pendidikan S1-nya diselesaikan di Fakultas Hukum Universitas Bung Hatta.
Pengalaman kerja Miko selama 28 tahun sebagai advokat mencakup penanganan berbagai kasus publik dan bisnis. Di bawah naungan Miko Kamal & Associates, ia berhasil memenangkan sejumlah perkara di Mahkamah Konstitusi.
Dalam dunia akademis, Miko Kamal mengajar di beberapa kampus seperti Universitas Bung Hatta, Institut Teknologi Bisnis H Agus Salim, dan saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Islam Sumatera Barat.
“Saya juga aktif dalam berbagai proyek sosial, termasuk Forum Peduli Sumatera Barat dan Koalisi Masyarakat Peduli Batang Arau. Saya juga Miko Kamal Centre yang menerima pengaduan masyarakat terkait gangguan fasilitas umum” ujar Miko Kamal.
Miko menambahkan, Dalam bidang profesi advokat, Miko menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang Peradi Padang yang membawahi advokat di Provinsi Sumatera Barat kecuali Kota Bukittinggi dan Payakumbuh. Di ranah politik dan pemerintahan, Miko terlibat dalam pemenangan Mahyeldi sebagai Wali Kota Padang dan Gubernur Provinsi Sumatera Barat. Pada Pilpres 2024, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Tim Hukum Nasional pasangan Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar.
Dalam diskusi Miko Kamal mengatakan, kita sebagai aktivis harus anti-korupsi, jika seorang pemimpin korupsi maka pembangunan di daerahnya pasti sangat terhambat.
Dengan visi dan pengalamannya, Miko Kamal optimis dapat membawa perubahan positif bagi Kota Padang, menjadikannya kota yang lebih layak huni dan sejahtera bagi semua warganya.
Miko Kamal menjelaskan sejumlah gagasan untuk mendukung prinsip-prinsip tersebut, yang telah ia sampaikan melalui baliho dan media sosial Instagram. Berikut adalah beberapa gagasan pentingnya:
1. Menyediakan Biaya Transportasi Warga Miskin Sakit 2. Membenahi Manajemen Persampahan 3. Membentuk Satgas Penjaga Fasilitas Umum 4. Membangun Tempat Pesta untuk Warga 5. Membangun Taman Kota di Setiap Kelurahan 6. Menyediakan Air Layak Minum 7. Mengembangkan Padang Pinggir Kota (Papiko) 8. Menggelar Kembali Permindo Night Market dengan Perbaikan 9. Mengatasi Banjir dan Air Tergenang 10. Memperkuat Satpol PP 11. Membereskan Batang Arau dalam 1 Tahun 12. Menyelenggarakan Pendidikan yang Membangun Jiwa 13. Menyelenggarakan Layanan Publik Digital yang Memudahkan 14. Menertibkan Parkir Liar dan Pemerasan Berkedok Parkir 15. Menjadikan Gedung SMA 1 Lama Museum Pendidikan 16. Menerapkan Pembangunan Sensitif PKL 17. Menormalisasi Fungsi Trotoar dan Fasilitas Umum Lainnya 18. Mendorong Tumbuh dan Berkembangnya Investasi di Bidang Pariwisata, Pendidikan, dan Kesehatan 19. Memberdayakan Pemulung sebagai Support System Dinas Lingkungan Hidup 20. Mengolah Kota Tua Menjadi Pusat Wisata Selaras Agama dan Budaya 21. Menyelesaikan Sengkarut Pasar Raya 22. Membudayakan Makan Telur dan Minum Susu 23. Membina Generasi Z dalam Pengembangan UMKM dan Startup 24. Meningkatkan Pendidikan Keagamaan Berorientasi Pembangunan Jiwa 25. Memastikan Infrastruktur dan Fasilitas Publik Ramah bagi Penyandang Disabilitas, Anak, dan Lansia 26. Membangun Hubungan yang Harmonis dengan Pemerintah Pusat dalam Bingkai NKRI.