padangtime.com | Minggu siang (27/4/2025), suasana di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya berubah menjadi ruang diskusi terbuka. Bupati Annisa Suci Ramadhani menggelar pertemuan dengan 48 wali nagari, mengusung semangat baru membangun Dharmasraya dari nagari.
Santai namun sarat makna, diskusi membahas berbagai isu strategis — mulai dari pengembangan produk unggulan berbasis nagari melalui konsep OVOP, pemetaan potensi lokal, hingga pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan.
Bupati Annisa menyoroti pentingnya merancang perencanaan yang cermat. “Semangat saja tidak cukup. Setiap nagari harus punya proses bisnis yang jelas agar produk mereka benar-benar punya nilai tambah,” tegasnya.
Dalam forum yang juga dihadiri pejabat penting seperti Kepala Dinas Pangan dan Perikanan, Ramilus, dan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Darisman, muncul beragam gagasan menarik. Banyak nagari mengusulkan produk unggulan di bidang ketahanan pangan, sejalan dengan prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Untuk infrastruktur, Annisa menegaskan dukungan APBD Provinsi dan APBN akan difokuskan pada pembangunan skala besar. Sedangkan jalan lingkungan, walinagari diminta aktif berkoordinasi dan menggandeng dunia usaha lokal untuk mempercepat perbaikan.
“Dalam keterbatasan anggaran, kreativitas dan kebersamaan menjadi kunci,” kata Annisa, sembari berharap besar pada realisasi akses jalan Asam Jujuhan melalui program Inpres.
Ketua Aswana Dharmasraya, Julisman, dalam kesempatan itu menegaskan loyalitas wali nagari untuk bergerak seirama dengan kepala daerah. Ia memastikan bahwa meskipun ada empat wali nagari yang berhalangan, semangat mendukung visi pembangunan tetap menyala.
Pertemuan ini meneguhkan satu tekad membangun Dharmasraya yang lebih maju dan mandiri dengan kekuatan kolektif dari nagari. (pt)