Padang, 28 Juni 2025 — Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, bersama tokoh pemuda dan filantropis asal Sumbar, Boy London, resmi menerima gelar Doktor Honoris Causa dari salah satu universitas terkemuka di Malaysia yaitu Universitas Asean University International of Malaysia (AUI).
Hal ini dikatakan Prof H. Dr Suhendar SE, SH, LL.M President Asean University International of Malaysia (AUI), Selasa siang (27/5/2025) di Kuala Lumpur.
“Disisi lain, gelar kehormatan dari kampus Asean University International of Malaysia (AUI) ini adalah penganugrahan bidang Politik dan Hukum yang telah dilakukan Investigasi dan survei melalui pengamatan yang dilakukan akademisi AUI di Sumatera Barat. Untuk itu pemberian gelar Doktor Honoris Causa ini akan dilakukan wisudanya pada tanggal 18-19 July 2025 di Malaysia”, Prof H. Dr Suhendar SE, SH, LL.M.
Gelar kehormatan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa keduanya dalam bidang kepemimpinan, pembangunan masyarakat, dan penguatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.
Mahyeldi dinilai berhasil membangun sistem pemerintahan yang partisipatif dan berorientasi pelayanan, khususnya dalam bidang pendidikan, politik, hukum, ekonomi kerakyatan, dan reformasi birokrasi di Sumatera Barat.
Sementara Boy London diapresiasi atas kontribusinya dalam pemberdayaan hukum dan pemuda, kegiatan sosial lainnya, serta komitmennya dalam memperjuangkan hukum terhadap masyarakat Sumaterra Barat.
Senada, Boy London juga menyampaikan komitmennya untuk terus melahirkan gerakan-gerakan hukum dan sosial terhadap keperntingan masyarakat Sumatera Barat, saat berpidato dihadapan para Persatuan Advokat Sumbar (PAS).
“Saya persembahkan gelar ini untuk para pemuda Sumatera Barat yang tidak pernah berhenti bermimpi dan bekerja untuk perubahan. Kita akan terus berkolaborasi demi masa depan yang lebih baik,” katanya.
Gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (Dr. H.C.) yang diberikan ini menjadi simbol kolaborasi dan apresiasi antarnegara dalam membangun sumber daya manusia unggul dan masyarakat berdaya. (fal/nul)