Lisda Rawdha II Gelar Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar

0
3361
padangtime.com – Anggota DPR RI Komisi VIII asal Sumatera Barat, Lisda Rawdha II, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Basko Hotel Padang, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam sambutannya, Lisda menyampaikan penghormatan kepada seluruh pihak yang hadir, di antaranya Ketua Media Online Indonesia (MOI) Sumbar Anul Zufri Ph.D, insan pers Sumatera Barat.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat, insan pers, aktivis perempuan, serta berbagai organisasi kemasyarakatan di Sumatera Barat. Dalam kesempatan itu, Lisda menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan kewajiban setiap anggota DPR/MPR RI sebagai bentuk tanggung jawab moral dan konstitusional dalam menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa.
“Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap anggota DPR/MPR RI demi menjaga keutuhan persatuan berbangsa dan bernegara,” ujar Lisda di hadapan peserta.
Lisda menekankan bahwa di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, derasnya arus informasi, serta dinamika sosial dan politik yang semakin terbuka, pendalaman nilai-nilai kebangsaan menjadi sangat penting agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati diri. Menurutnya, Empat Pilar Kebangsaan bukan sekadar slogan, melainkan fondasi utama dalam menjaga persatuan, demokrasi, dan keadilan sosial.
Ia juga menyoroti tantangan era digital yang ditandai dengan maraknya hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, polarisasi sosial-politik, hingga radikalisme berbasis media digital. Karena itu, Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi filter nilai dalam cara berpikir, bersikap, dan berpendapat, khususnya di ruang digital. Generasi muda didorong untuk menjadi agen persatuan dan produsen konten positif berbasis literasi digital kebangsaan.
Lebih lanjut, politisi Partai NasDem ini menjelaskan bahwa penguatan Empat Pilar dimulai dari peran individu, keluarga, komunitas, dunia pendidikan, hingga tokoh masyarakat. Keluarga, terutama peran ibu, disebut sebagai sekolah kebangsaan pertama dalam menanamkan nilai toleransi, kejujuran, dan gotong royong.
Lisda juga menguraikan makna masing-masing pilar kebangsaan. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta kehidupan yang aman dan tenteram. Undang-Undang Dasar 1945 merupakan hukum dasar dan konstitusi negara dengan kedudukan tertinggi dalam sistem hukum nasional.
NKRI adalah bentuk negara yang sudah final dan tidak dapat diperdebatkan, mencakup wilayah dari Sabang hingga Merauke. Sementara Bhinneka Tunggal Ika menjadi semboyan yang mencerminkan persatuan dalam keberagaman suku, bangsa, bahasa, dan agama sebagai wujud kematangan berbangsa dan bernegara. (pt)
Baca Juga  Ketua DPW-MOI Anul Zufri Ph.D. : Masyarakat Sumbar Masih Mencintai Lisda Untuk Duduk di DPR RI
* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini