SUKABUMI – Sebanyak 13 titik kebakaran terjadi di wilayah RW 06 dan sebagian RW 05 Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, dalam dua hari berturut-turut, Jumat (2/5) hingga Sabtu (3/5/2025). Pelaku pembakaran diketahui seorang bocah laki-laki berusia sembilan tahun.
Bocah tersebut ditangkap warga saat hendak memulai kebakaran berikutnya. Di tangannya, terdapat korek api gas yang digunakan sebagai alat pembakar. Peristiwa ini memicu kepanikan dan kerugian material warga.
Kebakaran pertama terjadi Jumat sore, dan dalam waktu kurang dari 48 jam, total 13 titik api teridentifikasi. Mayoritas rumah terbakar merupakan bangunan semi permanen yang mudah terbakar.
“Saya tidak menyangka pelakunya anak kecil,” kata Darto (42), warga RW 06. “Banyak warga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang penting.”
Menurut Kapolres Sukabumi Kota melalui Kasat Reskrim AKP Tatang Mulyana, pelaku terbukti melakukan aksi pembakaran secara sengaja. Berdasarkan interogasi, bocah tersebut terobsesi dengan adegan pembakaran dalam film yang kerap ia tonton di televisi.
“Motifnya iseng dan terinspirasi tontonan. Aksi dilakukan setelah salat, saat situasi sepi,” jelas Tatang.
Mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak, karena usia pelaku belum mencapai batas pertanggungjawaban pidana, kepolisian menggunakan pendekatan restoratif. Musyawarah dilakukan bersama tokoh masyarakat dan keluarga. Bocah tersebut kini berada dalam pengawasan orang tua.
Meski demikian, sebagian warga mengaku tidak puas. “Kami butuh perlindungan dan kejelasan. Rumah saya hangus, pelaku tidak dihukum,” ujar Siti Maryam (50), salah satu korban.
Pemerhati anak, Dr. Rini Kartikasari, menyatakan insiden ini menunjukkan lemahnya kontrol orang tua terhadap tontonan anak. Ia menyerukan pentingnya edukasi media dan penguatan nilai-nilai sosial sejak dini.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami kasus ini, termasuk kemungkinan trauma atau gangguan psikologis yang dialami pelaku. Penanganan lanjutan akan disesuaikan dengan rekomendasi dari lembaga perlindungan anak. (pt)