padangtime.com – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Pratikno dalam melakukan kunjungan kerja ke Sumbar, Sabtu (24/1/2026).
Agenda utama kunjungan kerja tersebut adalah peresmian hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana serta peninjauan progres pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam. Peresmian huntara dipusatkan di Kecamatan Palembayan dan diikuti secara daring oleh pemerintah daerah terdampak lainnya, yakni Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Lima Puluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan.
Sebelum peresmian, Menko PMK bersama rombongan mengikuti pertemuan paparan progres penanganan bencana di Sumbar yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam. Pertemuan tersebut dihadiri Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Bupati Agam Benny Warlis, Wakil Kepala BPS RI Dr. Soni Hari Budi Utomo Harmadi, unsur TNI dan Polri, serta para kepala daerah dan Forkopimda se-Sumbar.
Menko PMK Pratikno menyampaikan Presiden RI telah menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 tentang pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di tiga provinsi di Sumatera. Presiden mengarahkan agar pemulihan dilakukan dengan pendekatan membangun lebih baik dan lebih aman berbasis data akurat.
Sementara itu, Gubernur Sumbar menyebut estimasi kerusakan dan kerugian akibat bencana di Sumbar mencapai Rp33 triliun dengan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sekitar Rp21,4 triliun.
(adpsb/cen/bud)
#sumbar
#huntara
#pemulihanbencana
#kolaborasipusatdaerah

















