padangtime.com – Upaya memperkuat budaya literasi terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, program Gerakan 1 ASN 1 Buku segera diluncurkan guna mendukung Progul Nagari Pandai 2025–2030 yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pessel, Adril Yesmen, menjelaskan bahwa program ini mendorong setiap ASN membaca sedikitnya satu buku dalam periode tertentu dan membagikan wawasan yang diperoleh kepada rekan kerja maupun masyarakat.
Menurut Adril, gerakan ini bertujuan menjadikan ASN sebagai teladan budaya literasi di lingkungan birokrasi dan nagari. Dengan kebiasaan membaca yang terstruktur, aparatur diharapkan memiliki wawasan lebih luas serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas.
Program ini mencakup seluruh ASN Pemkab Pessel hingga tingkat nagari dan terintegrasi dengan kegiatan literasi di perpustakaan daerah dan perpustakaan nagari. ASN diwajibkan melaporkan buku yang dibaca serta menyusun ringkasan sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik.
Dinas juga menyiapkan daftar bacaan yang relevan dengan bidang tugas perangkat daerah serta mendorong pemanfaatan koleksi digital untuk memperluas akses pengetahuan.
Ke depan, ringkasan buku ASN dapat dipublikasikan melalui media internal atau forum diskusi rutin agar pengetahuan menyebar secara kolektif dan mendorong birokrasi yang inovatif, kritis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. (pt)