padangtime.com – Pemerintah Kota Padang menyalurkan santunan kematian dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada ahli waris korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda kota tersebut pada akhir November 2025. Penyerahan dilakukan di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (25/2/2026).
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan santunan ini bukan pengganti nyawa yang hilang, melainkan bentuk empati dan kehadiran negara di tengah duka. Ia berharap dana dimanfaatkan bijak, terutama untuk pendidikan anak-anak korban.
Masing-masing ahli waris menerima santunan tunai Rp15.000.000 bagi delapan korban di Kecamatan Koto Tangah dan tiga korban di Kecamatan Pauh. Penyerahan disaksikan perwakilan Kemensos RI serta Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Eri Sendjaya.
Eri menyampaikan pendataan telah dilakukan sejak bencana November 2025 dengan verifikasi ketat hingga data by name by address. Sebelas penerima santunan merupakan warga asli Padang, sedangkan korban dari luar daerah dikoordinasikan dengan pemerintah setempat. Ia menambahkan santunan cair sebelum Idulfitri dan pemerintah selanjutnya fokus pada penguatan sosial ekonomi warga terdampak.
Penerima santunan, Ari Septiadi, akan memanfaatkannya untuk biaya kuliah, sementara Mintarsih menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah. Selain santunan, pemerintah tengah merampungkan pembangunan hunian tetap dan menyiapkan dana jaminan hidup bagi korban kehilangan rumah.
(Defrianto / Charlie)















