padangtime.com – Menghadapi situasi darurat akibat banjir dan longsor, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanah Sirah Piai Nan XX memilih memfokuskan seluruh aktivitas dapurnya untuk membantu para pengungsi. Seluruh bahan dan peralatan memasak dialihkan agar penyediaan makanan bagi warga terdampak dapat berlangsung cepat dan merata.
Per Kamis (27/11), dapur di Padang itu beralih fungsi untuk bantu korban banjir dan tanah longsor di Padang. Dari video yang diunggah akun Instagram @sppgtanahsirahpiainanxx terlihat mobil SPPG Kota Padang mengantarkan bantuan makanan tersebut di tengah hujan deras ke posko warga yang terdampak.
“Pendistribusian MBG ke posko warga yang terkena banjir,” dikutip dalam tulisan video, Jumat.
Setelah mobil SPPG tiba di posko, para petugas dan relawan menurunkan makanan yang dikemas dalam wadah styrofoam. Para pengungsi pun berbaris mengantre untuk mendapatkan makan bergizi gratis (MBG) dari petugas.
Antrean didominasi warga lansia dan anak-anak. Para pengungsi tampak menikmati MBG di posko bersama-sama.
Aksi pembagian MBG ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi warga yang terdampak banjir dan longsor di Kota Padang.
Keberadaan SPPG juga menjadi ujung tombak distribusi makanan yang siap setiap saat. Kesiapan tersebut memungkinkan SPPG dengan cepat melakukan tanggap darurat ketika bencana alam terjadi dan masyarakat membutuhkan bantuan.
Banjir dengan menerjang sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat. Batang pohon dan lumpur merusak rumah warga. Jembatan penghubung hanyut terbawa arus. (*)