Bupati Hendrajoni Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Korban Bencana

    0
    2355
    padangtime.com – Setelah lebih dari satu tahun hidup di tenda darurat, Pepy Mayulita (40), warga Nagari Rantau Simalenang Air Haji, akhirnya bisa bernapas lega. Rumahnya yang hanyut diterjang banjir bandang Maret tahun lalu, mulai dibangun kembali.
    Momen haru itu terjadi saat Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, meletakkan batu pertama di lokasi bekas rumah Pepy pada Selasa (27/5/2025). Inilah penanda dimulainya program rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak banjir dan tanah longsor di Pessel.
    “Alhamdulillah, akhirnya impian kami untuk kembali punya rumah mulai terwujud. Sudah setahun kami tidur di bawah terpal. Terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang peduli,” ujar Pepy dengan mata berkaca-kaca.
    Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Darmansyah, Wakil Bupati Risnaldi Ibrahim, Kalaksa BPBD Yuskardi, Kadis PUTR Yusvianty, serta Forkopimca setempat.
    Dalam sambutannya, Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa pemerintah daerah serius memulihkan kehidupan masyarakat pascabencana.
    “Bencana ini menyebabkan kerusakan parah, terutama pada perumahan. Ada 1.240 rumah terdampak. Kami tidak tinggal diam,” ujar Hendrajoni.
    Ia menjelaskan bahwa Pemkab Pessel mendapat bantuan Dana Siap Pakai dari BNPB sebesar Rp 37,08 miliar. Dana itu dialokasikan sesuai tingkat kerusakan: Rp 15 juta untuk rusak ringan, Rp 30 juta untuk rusak sedang, dan Rp 60 juta untuk pembangunan kembali rumah rusak berat.
    Pembangunan dilaksanakan oleh PT Haza Gemilang Abadi dengan sistem Rumah Instan Sehat Aman (RISHAM) tipe 36, agar tahan terhadap cuaca ekstrem dan layak huni.
    Hendrajoni juga mengajak seluruh warga untuk aktif mengawasi pembangunan agar pelaksanaannya tepat waktu dan sesuai standar.
    “Kita ingin pemulihan ini benar-benar membawa manfaat dan mengembalikan harapan warga,” tegasnya.
    Sementara itu, para penerima bantuan tampak larut dalam rasa syukur. Warga berharap pembangunan segera selesai agar bisa kembali hidup layak bersama keluarga.
    Bagi Pepy dan ratusan korban lainnya, batu pertama ini bukan sekadar fondasi rumah baru, tapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik. (*)
    Baca Juga  Bupati Hendrajoni Resmikan Pesantren Ramadan Lintas Jenjang Pendidikan di Painan
    * 
    https://www.semenpadang.co.id/id

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini