Padang TIME.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pariaman adakan rapat evaluasi dan pembinaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) yang bertujuan meningkatkan nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) 2026 dengan target mencapai 2,60.
Rapat dipimpin langsung Kepala Diskominfo Kota Pariaman, Yalvi Endri didampingi Kepala BPS Kota Pariaman Riqadli, bersama jajaran Diskominfo dan BPS di ruang rapat Bappeda Kota Pariaman, Kamis (23/4/2026). Dan di ikuti oleh perwakilan BAPPEDA selaku sekretariat forum data, Dinas Pertanian, Pangan Dan Perikanan serta Disduk Capil yang menjadi OPD locus penilaian.
Yalvi Endri sampaiakan bahwasannya rapat ini fokus memastikan kelengkapan bukti dukung (pendataan, dokumen perencanaan) untuk meningkatkan tata kelola data sektoral yang akurat, penyamaan persepsi, dan persiapan penilaian.
“ Dalam hal ini, peran Diskominfo selaku walidata dalam mengkoordinir produsen data (OPD) untuk memenuhi standar data yang berkualitas, saat ini capaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kota Pariaman 2024 lalu sebesar 2,04 dan harus mencapai Nilai Harapan indeks pada 2,60. Ini adalah langkah terbaik kita semua untuk naik kelas ke predikat “Baik” di tahun 2026 ini,” jelas Yalvi Endri.
Sementara nilai kita di Domain Kualitas Data (2,23) sudah mendekati nasional (2,27). Sedikit dorongan lagi pada aspek akurasi dan aktualitas, kita bisa melampaui target, imbuhnya lagi.
Rapat tersebut menargetkan upaya penguatan tata kelola statistik sektoral guna mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan berbasis data di Kota Pariaman.
Melalui tersebut diharapkan seluruh produsen data di lingkungan Pemko pariaman dapat semakin siap dalam menghadapi penilaian EPSS 2026 serta mampu menghasilkan data yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemko Pariaman menargetkan tahun 2026, IPS Kota Pariaman harus menembus angka 2,70 (Predikat Baik) sesuai arahan langsung dari Bapak Walikota Pariaman Tahun Anggaran 2026 dimana Diskominfo sebagai Wali Data dengan OPD-OPD sebagai Produsen Data agar lebih akurat dan cepat dalam pengumpulan bukti dukung dalam capaian target.
Sementara kepala BPS Kota Pariaman Rigadli menyampaikan bahwa BPS akan selalu membantu dan melakukan pembinaan terhadap perkembangan indeks pembangunan statistik kota Pariaman melalui self asesment sampai bulan mai 2026
” Perlu koordinasi yang intens Bappeda, kominfo dan opd terkait selama evaluasi statistik sektoral untuk mencapai nilai IPS sesuai target” ujarnya
Ia berharap bukti dukung harus di segerakan pada tingkat wali data, forum data dan opd yang ditujuk dan perlu juga disegerakan rapat evaluasi bersama seluruh opd sebagai produsen data membahas data prioritas dan verifikasi data yang butuh rekomendasi BPS.(fadli)
















