PADANG — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meresmikan SPKLU Center pertama di Sumbar, Kamis (1/10/2026). Fasilitas yang berada di Kantor Pelayanan PLN SBU Regional Sumatera Bagian Tengah itu menjadi bagian dari percepatan ekosistem kendaraan listrik dan transisi energi bersih.
Mahyeldi menyambut kehadiran SPKLU Center sebagai langkah konkret memperkuat komitmen Sumbar menuju Green Province. Menurutnya, pemerintah daerah terus mendorong pemanfaatan energi terbarukan, termasuk tenaga surya, panas bumi, dan energi air.
“Dengan SPKLU Center dan berbagai program PLN, kita berharap energi hijau dan Sumbar hijau bisa kita implementasikan lebih cepat,” ujar Mahyeldi.
Selain itu, Pemprov Sumbar telah mengarahkan penggantian kendaraan dinas secara bertahap menggunakan kendaraan listrik. Kebijakan tersebut diharapkan mendorong penggunaan kendaraan listrik sekaligus menjadi contoh bagi masyarakat.
Sementara itu, Direktur Pembinaan Ketenagalistrikan Strategis Kementerian ESDM Andriah Feby Misna mengatakan pengembangan kendaraan listrik harus berjalan bersama kesiapan infrastruktur pengisian daya. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mencapai target Net Zero Emission 2060.
Berdasarkan data kegiatan, Sumbar kini memiliki 102 SPKLU dan sekitar 90 unit di antaranya dikelola PLN. Hingga Agustus 2026, jumlah kendaraan listrik di Sumbar telah mencapai lebih dari 580 unit.
Di sisi lain, Direktur Distribusi PLN Arsyadany Ghana Akmalaputri menjelaskan SPKLU Center tersebut memiliki lima unit ultra fast charging berkapasitas 120 kW per unit, atau total 600 kW.
PLN juga memberikan diskon 50 persen untuk pemasangan baru dan tambah daya listrik selama dua minggu di Sumbar. Program ini menjadi bagian dari dukungan PLN pada momentum Hari Jadi Sumbar ke-81.
#viral #trending #fyp #sumbar #padang #padangtime
















