PadangTIME.com-Dengan inflasi yang terjaga dan hasil Surat Berharga Negara (SBN) yang besar dapat mendorong trend positif terhadap Rupiah terus berlanjut.
Bank Indonesia mencatat nilai tukar Rupiah telah menguat hingga 5,01% selama sepekan. Sementara itu, kurs tengah Rupiah versi Bank Indonesia juga berhasil menguat 4,3% dalam sepekan kemarin. Perry juga mengungkapkan beberapa faktor yang membuat Rupiah terus menguat
“Inflasi yang terjaga di sasarannya ikut membantu stabilnya rupiah. Defisit transaksi berjalan yang terus turun juga mendorong pergerakan rupiah mengarah positif,” jelas Gubernur BI kepada Video Journalist (VJ) IDX Channel Rahardjo Padmo, Senin (8/6/2020).
Sementara itu, faktor lainnya ditambahkan Perry, yakni Interest Rate Differensial antara SBN 10 tahun dengan Surat Berharga Amerika yang cukup tinggi membuat ketertarikan investor asing masih cukup tinggi hingga saat ini.

Kemudian, kurs Rupiah mencatatkan pergerakan positif di akhir pekan lalu. Dimana kurs Rupiah di Pasar Spot ditutup di level 13.878 Rupiah per Dollar AS atau menguat 1,56% dibandingkan hari sebelumnya. Sedangkan pada penutupan sesi pertama perdagangan Spot hari ini, Rupiah terpantau berada di level Rp13.900 per dolar atau sedikit melemah 0,14%. (pt)

Balang

LEAVE A REPLY