PadangTIME.com | Usai bertemu dengan Menteri BUMN, Erick Thohir di Bandara Internasional Minangkabau, Selasa, 20/12 pagi, sorenya  Walikota Pariaman, Genius Umar menemui langsung Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin di Jakarta. Pertemuannya dengan Menkes RI ini guna meminta dukungan kelanjutan pembangunan RSUD Sadikin Kota Pariaman dan tambahan puskesmas di KecamatanPariaman Tengah.

” Saat pandemi, anggaran Kota Pariaman banyak tersedot untuk pengentasan covid 19, sehingga pembangunan RSUD Sadikin Kota Pariaman terhenti. Untuk itu kami mohon bantuan Bapak Menteri untuk membantu kelanjutan pembangunannya,” ujar Genius Umar saat bertemu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di ruang pertemuan Mentri Kesehatan RI di Jakarta.

Untuk itu memang butuh dukungan dan bantuan Menkes RI selain kelanjutan pembangunan RSUD Sadikin juga bantuan peralatan kesehatan serta tambahan puskesmas untuk Kecamatan Pariaman Tengah. Saat ini Pariaman Tengah baru memiliki satu puskesmas. Bantuan ini sangat penting untuk memaksimal kualitas pelayanan kesehatan di Kota Pariaman,” sambungnya.

Orang nomor satu di Kota Pqriaman ini juga memaparkan program kota sehat terintegrasi di Kota Pariaman yang tidak hanya tanggungjawab dinas kesehatan saja, namun menjadi program lintas sektoral yang melibatkan Organisasi Perangkat Dinas (OPD) lainnya.

Ia mencontohkan Dinas PUPR membuat program water front city dan menjadikan sungai bersih yang tentu berpengaruh terhadap kesehatan.

Begitu juga dengan Dinas Perumahan Pemukiman Lingkungan Hidup (Perkim LH) dengan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pengadaan jamban bagi keluarga kurang mampu yang tentu berujung untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Syafrudin Tamar memaparkan kepada Menkes RI bahwa Kota Pariaman merupakan daerah kunjungan wisata yang tentu saja rawan terjadi kecelakaan karna kegiatan pariwisata berbasis laut. Untuk itu memang membutuhkan  fasilitas kesehatan yang memadai.

“Kota Pariaman memerlukan dukungan dan dorongan dari Bapak Menkes RI untuk kelengkapan fasilitas kesehatan di Kota Pariaman,”ujarnya.

Sementara itu Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin menjelaskan DAK tahun 2023 sudah selesai dibahas dan telah ada ketetapan. Meski demikian ia akan mencoba cari sumber pembiayaan lain untuk membantu Kota Pariaman.

” Namun untuk tahun 2024 akan kami masukan prioritas untuk merealisasikan bantuan seperti yang diungkapkan Wako Pariaman Genius Umar. Nah untuk tahap awal kami bantu untuk alat-alat jantung. Ini harus ada kesiapan daerah untuk melengkapi SDM yang nantinya bisa mengoperasikan alat tersebut,”ujarnya.  (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini