Kota Tua Festival 2026 Bukan Sekadar Hiburan, Rp45 Miliar Berputar di Padang

0
1381

padangtime.com — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mendorong pengembangan Kota Tua Padang sebagai ruang pelestarian sejarah sekaligus penggerak pariwisata dan ekonomi masyarakat.

Mahyeldi menyampaikan hal itu saat membuka Kota Tua Festival 2026 di kawasan Pondok, Kota Tua Padang, Sabtu (15/8/2026). Festival tersebut menghadirkan delegasi dari delapan negara dan mengangkat keberagaman budaya Kota Padang.

Rawat Sejarah dan Harmoni

Mahyeldi mengatakan Kota Tua menyimpan sejarah perdagangan, perantauan, serta interaksi berbagai kelompok masyarakat. Karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu menjaga karakter kawasan tersebut sekaligus mengembangkannya secara berkelanjutan.

“Kota Tua adalah bagian dari sejarah dan identitas kita. Mari kita jaga warisannya, sekaligus menjadikannya ruang yang hidup bagi budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Menurutnya, keberagaman etnis menjadi kekuatan Kota Tua. Komunitas Tionghoa, India, Nias, Sunda, Batak, Mandailing, Ambon, Melayu, dan kelompok lainnya telah ikut membentuk wajah Kota Padang.

“Yang kita bangun bukan hanya festival, tetapi kolaborasi. Budaya terjaga, masyarakat bergerak, dan ekonomi tumbuh,” tegasnya.

Dorong Perputaran Ekonomi

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadli Amran mengatakan seni dan budaya menjadi bagian penting dari identitas kota. Selain itu, keberagaman budaya mendukung visi Padang sebagai destinasi gastronomi dunia melalui konsep “Taste of Padang Experience”.

Fadli menyebut rangkaian kegiatan dalam beberapa hari terakhir menghasilkan perkiraan perputaran ekonomi sekitar Rp45 miliar.

Festival tersebut menghadirkan barongsai internasional, atraksi naga, wushu, seni empat etnis, Sipasan, bazar kuliner, produk kreatif, hingga Kota Tua Run and Fun Walk.

Dengan demikian, festival membuka peluang bagi UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Ke depan, pemerintah berharap kegiatan ini memperkuat harmoni, promosi wisata, serta pelestarian budaya Kota Padang.

Baca Juga  Evaluator UNESCO Tiba di Sumbar, Ranah Minang Silokek Bersiap Naik Kelas Dunia

(adpsb/rmz/bud)

* 
https://www.semenpadang.co.id/id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini