ad
Oleh  : Tim LPPM Universitas Andalas
Ketua:  Verni Juita SE., M.Com (Adv) AK
PadangTIME.com – Kelompok usaha dan seni Sanggar Rangkiang di kanagarian Selayo Kabupaten solok secara  antusias melaksanakan rangkaian kegiatan ketiga mereka untuk penyiapan usaha yang professional  bagi produk rajut yang sedang dikembangkan.
Setelah sebelumnya mendapatkan pelatihan berbagai tekhnik rajut, kemudian seluruh anggota melanjutkan dengan workshop pembuatan berbagai jenis produk rajut yang telah mereka pelajari dan rencanakan pada hari tersebut.
Workshop ini diadakan oleh Tim LPPM Universitas Andalas (UNAND) dengan maksud agar selama praktek pembuatan produk dapat diawasi capaian kualitas dan ketepatan tekhnik yang mereka gunakan oleh ibu Nela Karlena sebagai pelatih.
Verni Juita SE., M.Com (Adv) AK selaku ketua Tim pelaksana menjelaskan bahwa dalam workshop tersebut, seluruh anggota pelatihan rajut dibagi atas 6 kelompok kerja sesuai dengan jenis produk yang akan dihasilkan.
Dimana kelompok pertama membuat Tas rajut dengan ukuran menengah dan besar, lalu kelompok kedua membuat ragam dompet dan tas kecil, sementara kelompok ketiga membuat ragam aksesoris, kemudian kelompok ke empat membuat kaus kaki rajut, kelompok ke lima menyiapkan tas laptop besar dan terakhir satu anggota ditugaskan membuat produk dengan model Granny Square. Anggota Rangkiang dengan dari yang junior sampai senior berbaur dalam setiap kelompok dan mengusahakan yang terbaik.
Seluruh produk yang dihasilkan diharuskan mencapai tingkat mutu yang ditetapkan. Apabila ditemukan ketidak tepatan atau kesalahan dalam pembuatannya, produk rajut akan dibuka lagi dan diulang membuatnya oleh anggota yang bertanggung jawab atas produk tersebut.
Dalam pelaksanaannya, meskipun produk harus di bongkar lalu di buat lagi berkali-kali namun semua anggota sanggar tetap tekun dan tidak berkurang semangatnya untuk terus bekerja. Mereka sangat sadar akan pentingnya kualitas agar produk bisa diterima dengan baik di pasar yang mereka tuju.
Jelas terlihat ketulusan dan semangat yang mereka miliki dalam menyiapkan produk Rangkiang selayo agar sesuai dengan harapan.
Selanjutnya, produk yang telah cukup kualitas dan memenuhi target kemudian akan di masukkan dalam katalog elektronik (e-catalog). Hal ini dilakukan untuk mendukung tahapan selanjutnya yaitu pemasaran yang akan dilakukan dengan menggunakan berbagai media digital. Penyiapan e-catalog diharapkan dapat mendorong produk RAYO agar bisa bersaing dipasar yang tidak dibatasi jarak dan waktu.
Hal ini dikarenakan pemasaran produk secara digital diyakini akan dapat membantu menjangkau konsumen dari berbagai daerah dengan informasi produk yang ditawarkan. Kombinasi dari informasi yang jelas, produk yang sesuai kualitas dan catalog yang lengkap menjadi tujuan utama dari workshop ini.
Melihat semua usaha dipadu semangat yang tinggi oleh seluruh anggota Rangkiang dan Tim LPPM, semua pihak yang terlibat berharap untuk dapat mewujudkan cita-cita kesuksesan bagi produk Rangkiang Selayo bisa masuk dan bertahan di pasar yang dituju. (PT)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here