Warga Agam Lestarikan Bunga Bangkai

1806

PadangTIME.com, Agam – Jika selama ini Bunga Bangkai kerap ditemukan di tengah hutan, tidak begitu adanya di Kabupaten Agam. Pasalnya, salah seorang warga di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencoba melestarikan tanaman langka di perkarangan rumah.

Adalah Heru Nofriandi (27), warga Koto rantang, Kecamatan, Palupuah. Dirinya mengaku melesterikan Bunga Bangkai karena kecintaannya terhadap bunga bernama latin Amorphophallus Titanium itu.

Dikatakan Heru, saat ini setidaknya ada 11 kuncup kecil Bunga Bangkai di perkarangan rumahnya. Dari 11 tanaman, satu sudah berukuran hampir satu meter.

“Saat ini ada 11, yang satu tingginya sudah mencapai tinggi 60 cm,” ujarnya, Senin (28/10/2019).

Heru mengaku mendapatkan bibit dari umbi sisa-sisa tanaman yang sempat mekar beberapa bulan lalu, ketika membersihkan kebun. Umbi tersebut dibawa pulang, lalu dipindahkannya ke dalam polyback.

“Nah, ketika umbi bunga bangkai mulai tumbuh, saya buatkan pot besar dengan bambu,” ujarnya lagi.

Dikatakan Heru, sekitar satu bulan yang lalu, dari tanaman tersebut mulai terlihat kuncup. Dirinya memperkirakan satu bulan lagi, bunga tersebut akan mekar sempurna.

Melihat percobaanya itu berhasil, Heru kembali mengambil 10 bakal umbi sisa tumbuh bunga bakai dan menanamnya di sekitar rumah.

“Saya tanami dengan jarak yang cukup jauh, saat ini sudah muncul juga kuncup-kuncup kecil bunga bangkai. 3 bulan kedepan mungkin akan mekar sempurna,” tutur Heru.

Menurut Heru, berdasarkan pengamatannya, bunga bangkai itu tumbuh setinggi 5 cm setiap hari.

“Dari saat ditanam, saya selalu memperhatikan perkembangan bunga bangkai, setiap pagi saya ukur, tingginya selalu bertambah sekitar 5 cm,” ungkapnya.(Depit)

Balang

LEAVE A REPLY