Walikota Pariaman Monev Stunting di Desa Batangtajongkek

0
315

Padang TIME | Kasus stunting di Kota Pariaman menjadi perhatian serius Pemko Pariaman saat ini. Wali Kota Pariaman, Genius Umar memimpin monitoring dan evaluasi stunting di Desa Batangtajongkek, Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman, Kamis (2/2).

“Kita menginginkan data yang kongkrit, by name by adress, sehingga tahu berapa banyak anak yang stunting dan beresiko stunting.
Setelah mengetahuinya, kita dapat mengintervensi melalui kebijakan yang tepat untuk mengurangi angka stunting di Kota Pariaman, “ ungkap Genius Umar usai melakukan peninjauan bayi beresiko stunting di Desa Batangtajongkek Kota Pariaman.
Terdapat enam orang bayi yang beresiko stunting di Desa Batangtajongkek Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman.
Tidak hanya melihat kondisi tempat tinggal, kita juga memberikan bantuan kepada bayi beresiko stunting berusia 7 bulan dan balita berusia 1 tahun 6 bulan berupa telur dan uang tunai, “ tambahnya.
Genius juga mengintruksikan kepada dinas terkait agar bayi dan balita tersebut terus dipantau dan didampingi oleh TPPS melalui TPK selama 6 bulan kedepan, dan dipastikan mendapatkan susu serta makanan tambahan.
Ketika meninjau salah satu rumah bayi tersebut, Genius melihat kondisi rumahnya tidak sehat terutama tidak memiliki jamban dan sanitasi yang layak. Oleh sebab itu, Genius mengintruksikan Dinas Perkim LH Kota Pariaman untuk membantu agar rumah tersebut menjadi sehat.
Dalam penuntasan kasus stunting, Pemko Pariaman tidak hanya melibatkan OPD saja namun juga mengajak berbagai pihak untuk dapat bersatu mencegah dan menuntaskan stunting.
“Kita juga mencari orangtua angkat yang akan membantu dalam pemenuhan gizi bayi tersebut. Seandainya hal ini masih kurang, saya juga akan meminta perantau yang sukses untuk membantu menjadi orantua angkat dalam menuntaskan kasus stunting di Kota Pariaman, “ tutupnya. (pt)
bebi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini