Walikota Pariaman Genius Umar diwawancarai oleh Metro TV Secara Virtual

0
24
PadangTIME.com – Walikota Pariaman Genius Umar diwawancarai oleh Metro TV Live Streaming terkait dua orang guru dan tenaga pendidik yang terkonfirmasi Covid-19 baru-baru ini.
Dalam wawancaranya bersama Metro TV secara virtual di Balaikota Pariaman, Selasa (21/7/2020), Genius Umar menuturkan bahwa, Pemerintah Kota Pariaman terpaksa menghentikan aktivitas belajar mengajar secara tatap muka di sekolah hingga dua minggu kedepan, karena adanya kasus satu orang guru dan operator sekolah yang terkonfirmasi positif covid-19.
Sebelumnya, siswa di Kota Pariaman telah mulai sekolah hari senin tanggal 13 Juli 2020 kemarin, karena pada saat itu Kota Pariaman masih berada pada zona hijau dan anak-anak telah belajar secara tatap muka dengan tetap disiplin protokol Covid-19. Selama satu minggu proses belajar mengajar Tim Gugus Tugas Covid-19 tetap memantau aktifitas di sekolah-sekolah “, ujar Genius.
“Setelah mendapat berita salah seorang tenaga pengajar dan operator sekolah yang terpapar Covid-19, Minggu (19/7/2020) malam, maka kita beserta Tim Gugus Tugas memutuskan untuk menutup sekolah negeri maupun swasta dan lembaga kursus lainnya “, sambungnya.
Genius juga mengungkapkan, kondisi terkini kedua tenaga pendidik tersebut yang sedang dalam proses isolasi, satu orang di bawa ke rumah sakit dan satunya lagi isolasi mandiri.
“Kita juga telah melakukan tracking ke sekolah dan rumah tempat mereka tinggal, termasuk siswa yang berkontak langsung dengan guru tersebut serta meminta siswa tersebut tetap berada di rumah sementara kita melakukan tes swab sampai dua minggu kedepan ini “, tuturnya.
“ Sekarang siswa kita belajar secara daring, guru memberikan bimbingan belajar melalui grup WA maupun virtual “, imbuh pria yang sering diwawancarai oleh TV nasional ini.
Sementara untuk upaya sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol Covid-19, selalu memakai masker, rajin cuci tangan dan menjaga jarak.
Untuk memastikan bahwa Kota Pariaman zona hijau, selain guru dan ASN, Pemko Pariaman juga telah melakukan swab kepada pedagang Pasar Pariaman, hingga saat ini kurang lebih sekitar 1236 orang telah diambil swab “, tutup Genius mengkahiri perbincangan. (pt)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here