Ma’ruf Amin buka Silaknas dan milad ke 29 ICMI di Universitas Negeri Padang

2001

PadangTIME.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin membuka Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) dan milad ke 29 Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2019 di Universitas Negeri Padang Jumat (0/11).

Ma’ruf mengatakan, ICMI mesti dapat menjawab tantangan yang dihadapi umat saat ini, yaitu meningkatkan kualtias SDM, imunisasi umat dari penyebarluasan radikalisme dan mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan.”ICMI sebagai organisasi cendekiawan muslim memiliki kemampuan berpikir, menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam memecahkan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan dan memberikan jalan keluar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar .

Ma’ruf mengatakan, pemerintah memprioritaskan pembangunan SDM unggul. SDM yang sehat, cerdas, memiliki produktivitas tinggi, produktif dalam menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dan maslahat, memiliki semangat berkompetisi, cinta tanah air dan berakhlak mulia serta ber-akhlakul karimah.”Sejalan dengan tema Silaknas yakni Penguatan Nasionalisme dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Unggul Menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ma’ruf juga menyebutkan, tantang kedua bagi umat adalah maraknya penyebaran faham radikal. Penyebarannya banyak memanfaatkan atribut dan simbol-simbol Islam.”Makanya upaya untuk menangkal ini sangat penting. Umat Islam sebagai mayoritas umat beragama di Indonesia, memiliki peran dan tanggungjawab paling besar dalam memerangi radikalisme ini.

Dikatakan Ma’ruf ICMI harus beperan besar dalam upaya memerangi radikalisme tersebut. Bersama pemerintah menyampaikan pesan positif.Tantangan ketiga adalah, persoalan kemiskinan dan ketimpangan masih menjadi masalah utama yang dihadapi masyarakat. Apalagi sebagaian masyarakat miskin berasal dari kalangan umat.”Kemiskinan dan ketimpangan itu harus dihilangkan melalui kekuatan umat sendiri. Penguatan ekonomi dan keuangan Syariah merupakan sarana keterlibatan umat dalam kegiatan ekonomi,” ujarnya.

Salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi kesenjangan dan mengejar ketertinggalan perekonomian dari bangsa lain ialah dengan mengembangkan ekonomi dan lembaga keuangan syariah.

“Kemiskinan dan ketimpangan masih jadi perioritas. Pemerintah telah berkomitmen melakukan akselerasi pertumbuhan ekonomi syariah. Jadi umat harus terlibat untuk mengejar ketertinggalan kita,” kata Ma’ruf Amin (tisna)

Balang

LEAVE A REPLY