Wakil Ketua DPRD Sumbar :Pemrov Sumbar Harus Serius Meningkatkan PAD

555

PadangTIME.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melaksanakan Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sumbar, Senin 12 November 2018 di Hotel Pangeran Beach .Kepala Pusat Fasilitasi Kerja Sama Sekretariat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nelson Simanjuntak meminta daerah bijak dalam menempatkan posisi pejabat di daerah masing-masing. Bijak yang dimaksud ini adalah sesuai dengan keahlian atau skill yang dimiliki.Menurutnya, semua posisi itu bermuara dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) sebagai instansi yang lebih tahu tentang pemetaan potensi pegawai.

“Kalau potensi dibidang ekonomi ya ditempatkan di Biro Perekonomian, jangan sampai kepala daerah mengambil kepala Dinas Kesehatan dari latar belakang agama. Nanti kalau ada yang sakit cukup di doakan saja,” ujarnya sambil berseloroh dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sumbar, Senin 12 November 2018 di Padang.

Disisi lain  Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat  Arkadius Dt Intan Bano pada awak media mengatakan Pemeritah Provinsi Sumatera Barat sampai saat ini belum benar serius  dalam mengupayakan peningkatan PAD , hal ini terlihat belum optimalnya pemanfaatan  sumberdaya alam yang dapat meningkatkan PAD di Sumatera Barat  seperti bidang pariwisata sampai saat ini belum mampu mendongkrak untuk meningkatkan pendapatan daerah Sumatera Barat.

Dikatakan Arkadius pemerinta provinsi , kota dan kabupaten kurangnya  keinginan untuk meningkatkan PAD hal ini terlihat kurang mengoptimalkan potensi yang dapat meningkatkan pendapatan derah seperti kuliner -kuliner yang ada di Sumbar kurangnya promosi sehingga tidak begitu dikenal masyarakat Manca negara.

Lebih lanjut dikatajkatakan Arkadius , pemrov Sumbar untuk meningkatkan pembangunan Sumatera Barat melakukan studi banding ke Luar Negeri , hendaknya dalam melakukan kunjungan tersebut negara yang dikunjungi harus disesuaikan dengan potensi daerah Sumatera Barat yang bisa untuk dikembangkan , kunjungan tersebut hendaknya dapat dijadikan sarana belajar yang dapat diaplikasikan  untuk meningkatkan kemajuan pembangunan Sumbar.

Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengatakan,kepala daerah baik itu Bupati/Wali Kota mesti melihat potensi peranan camat yang ada di kecamatan. Apalagi, camat merupakan perpanjang tangan Bupati dan Wali Kota di kecamatan dalam menjalankan tugas pemerintahan secara umum.

“Jadi, Bupati dan Wali Kota mesti memilih camat yang berkualitas. Sehingga, nanti dapat menjalankan tugas pemerintahan secara umum. Yakni, menjalankan tugas kepala daerah yang ada di kecamatan,” ujarnya saat rapat koordinasi dengan Bupati dan Walikota di Hotel Pangeran, Senin 12 November 2018.

Selain itu, optimilisasi daerah dibutuhkan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam mensejahterakan rakyat. Namun tidak hanya itu kepala daerah mesti memanfaatkan peluang lainnya, yakni dari dari investasi dan perdagangan.

“Ini dilakukan untuk kesejahteraan rakyat dan pembangunan di daerah. Sehingga, semua peluang mesti dimanfaatkan kepala daerah. Jangan hanya PAD saja. Tapi Investasi dan peluang lainnya,”katanya.
Kemudian, Irwan juga menyinggung beberapa kekosongan pegawai di beberapa instansi pemerintahan.

“Saat ini memang penerimaan pegawai terbatas. Hanya guru dan tenaga kesehatan saja yang banyak dibuka. Maka, pemerintah mesti melihat potensi lain. Apalagi, saat ini untuk memenuhi kuota pegawai masih banyak di isi lulusan IPDN. Untuk itu kita akan usulkan kembali ke pusat untuk mengisi beberapa kekosongan di pemerintahan,” (tisna).

Balang

LEAVE A REPLY