Wabah Corona, 117 Ribu Penduduk Luar ke Sumbar Selama April 2020

96

Padang TIME.com-Terhitung sejak awal April 2020, rata-rata sebanyak 4.694 orang masuk ke wilayah Sumatera Barat setiap harinya. Bahkan, hitungan tim pemantau COVID-19 Sumbar, total orang yang masuk Sumbar sejak awal April sebanyak 117.352 orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Sumbar, Jasman Rizal menyebutkan, 4.000 orang per hari masuk Sumbar itu termasuk mereka yang datang melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
“Mereka masuk dari 10 pintu masuk, sembilan di wilayah perbatasan dan satu di BIM. Ya, rata-rata per hari itu mencapai 4.000 orang,” ujarnya di Padang, Sabtu (25/4).
Sembilan pintu masuk di wilayah perbatasan kata Jasman, itu berada di tujuh kabupaten dan kota di Sumbar dan setiap harinya pintu-pintu masuk itu dijaga petugas.
Berdasarkan laporan tim karantina Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, hingga hari ini sebanyak 72 pelaku perjalanan daerah terjangkit (PPT) dari Malaysia dan dikarantina di pusat karantina Provinsi Sumbar di Asrama PPSDM Baso.
Total warga yang telah karantina sampai hari ini, jelas Jasman, sebanyak 227 orang. Rinciannya, 104 orang masih di tempat karantina dan 123 lagi telah selesai dikarantina.
Warga yang dikarantina ditempatkan di Bapelkes Gunung Pangilun berjumlah 14 Pasien Dalam Pemantauan (PDP) ringan atau terinfeksi ringan. Kemudian di BLK Padang Panjang sebanyak lima orang. Tiga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan dua PPT.
Kemudian, sembilan ODP di BPP Bandar Buat, dan 75 PTT dan satu ODP di PPSDM Baso. Sementara, tempat karantina lain hingga saat ini masih kosong.
Jasman mengimbau, kepada pemkab dan pemko yang akan mengirim calon warga pasien ke pusat karantina agar membuat surat pengantar dan status hasil observasi awal dari petugas kesehatan kabupaten dan kota sehingga jelas status orang yang dikirim, apakah PPT atau ODP.
Balang

LEAVE A REPLY