Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun Di Pesisir Selatan Terus Meningkat

0
1163
Padang TIME – Capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Pesisir Selatan hari ini sudah mencapai 1.768 pelajar. Capaian vaksinasi setiap hari terus terjadi peningkatan, selama kegiatan berlangsung berjalan aman dan kondusif.
Kapolres Pessel AKBP Sri Wibowo, S.I.K, M.H mengatakan, kami mengimbau para orang tua agar mengajak anak-anaknya untuk ikut vaksin. Hal tersebut disampaikan Kapolres Pessel, Kamis (10/2).
“Orang tua wali murid jangan percaya kabar bohong tentang vaksinasi, terdata hampir 80% masyarakat yang sudah divaksin,” ujarnya.
Semenjak di launchingnya kegiatan Lomba Sumbar Sadar Vaksin (SUMDARSIN) untuk anak usia 6-11 tahun, beberapa hari yang lalu, pihak Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengimbau para orang tua agar mengajak anak-anaknya (usia 6-11 tahun) untuk mengikuti vaksinasi.
“Kami mendorong agar para orang tua yang memiliki anak usia 6-11 tahun untuk mengajak dan mengedukasi agar ikut vaksinasi, guna menyelamatkan generasi kita dari pandemi Covid-19,” Kata Sri Wibowo.
Ia menjelaskan, untuk capaian ini diperlukan kerja sama kita semua khususnya para orang tua, agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa dilaksanakan 100 persen, karena kunci suksesnya vaksinasi anak terletak pada peran orang tua lebih besar dalam mengedukasi anak agar berminat dan mau divaksin untuk kesehatan mereka.
Kapolres Pesisir Selatan AKBP Sri Wibowo, S.I.K, M.H terus memotivasi dan menggenjot jajarannya untuk Akselerasi Vaksinasi di Sumatera Barat Sadar Vaksin (SUMDARSIN) di Kecamatan Se-Kabupaten Pesisir Selatan khususnya vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun.
“Jadi kita harus dukung vaksinasi anak 6-11 tahun ini. Karena ini untuk meningkatkan percaya diri orang tua saat anaknya belajar tatap muka sehingga tidak khawatir lagi karena sudah terlindungi oleh vaksin Covid-19,” sebutnya.
Proses vaksinasi anak usia 6-11 tahun dilakukan dengan intramuskular atau injeksi ke dalam otot tubuh di bagian lengan atas dengan dosis 0,5 mili. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 kali dengan interval minimal 28 hari.
“Sebelum pelaksanaan vaksinasi harus dilakukan skrining dengan menggunakan format standar oleh petugas vaksinasi dan jenis vaksinasi adalah Sinovac dan Pfizer yang sudah terjamin paling minim KIPI nya,” tutup Sri Wibowo. (pt)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini