Turun ke Dapil Pantau PSBB,  H. Ismet Amzis, SH Anggota DPRD Sumbar Temukan Hal yang Mengkhawatirkan

664
Anggota Komisi V DPRD Sumbar H. Ismet Amzis, SH melakukan kunjungan kerja khusus ke dapil-nya di Agam dan Bukittinggi sejak 27 April sampai 5 Mei

PadangTIME.com – Anggota Komisi V DPRD Sumbar H. Ismet Amzis, SH melakukan kunjungan kerja khusus ke dapil-nya di Agam dan Bukittinggi sejak 27 April sampai 5 Mei lalu.

Ismet Amzis  mengatakan, kunjungan kerja ke lapangan yang ia lakukan, selain untuk melakukan pengawasan pelaksanaan PSBB, sekaligus dalam rangka percepatan penanganan virus Covid 19 di Provinsi Sumbar.

“Ini adalah untuk menindaklanjuti Surat Tugas DPRD Sumbar no.160/376/DPRD-2020 Tgl 22 April 2020. Di mana setiap dewan diminta turun ke dapil membantu menyalurkan sarana prasarana medis untuk penangan Covid-19 di Sumbar,” tukas dewan yang bertugas di komisi yang membidangi kesehatan tersebut.

Saat turun ke Dapil, Ismet mengatakan, ia menyerahkan bantuan sarana dan prasarana medis untuk percepatan penanganan penyebaran Covid 19 kepada beberapa Puskesmas di Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

“Dari hasil pantauan saya terkait pelaksanaan PSBB di Kabupaten Agam dan Bukittinggi, secara umum telah terlaksana sesuai dengan instruksi gubernur. Namun tingkat kedisiplinan masyarakat masih perlu mendapat perhatian kabupaten dan kota,” tegas Ismet yang juga mantan Walikota Bukittinggi tersebut.

Politisi Demokrat ini menuturkan, dari temuan ia di lapangan, masih terjadi keramaian di pasar-pasar tradisional di nagari. Hal ini kata dia sangat mengkhawatirkan, sebab pengunjung yang datang ke pasar tradisional itu bisa saja tidak terpantau dari mana kedatangan mereka. Kemudian masih banyak juga di antara mereka yang tidak memperhatikan atau tidak memahami pentingnya physical distansing dan social distancing termasuk kedisiplinan memakai masker.

Bahkan dari informasi yang diterima Ismet dari salah seorang Kapolsek di Kecamatan Tilatang Kamang, masih terdapat lapau (warung,red) di kampung yang buka, dan masyarakat masih masih saja sering berkumpul di lapau-lapau tersebut, baik untuk bermain domino dan bermain kartu.

“Setelah saya tanya pada Kapolsek, camat serta wali nagari setempat, mereka menyampaikan bahwa hanya bisa sebatas menyampaikan imbauan dan tidak mungkin melakukan tindakan represif karena tidak ada payung hukum untuk bertindak tegas. Termasuk juga masih adanya masjid yang melaksanakan salat jumat berjemaah dan mushalla yang melaksanakan salat tarawih berjamaah. Polsek di sana juga menyampaikan sudah melakukan penyuluhan bersama unsur terkait di kecamatan dan nagari bersama-sama dengan Ketua MUI Kecamatan. Namun masih tak diindahkan masyarakat. Bahkan mereka kucing-kucingan dengan petugas,” paparnya.

Berangkat dari kondisi tadi, Ismet Amzis yang merupakan Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumbar itu menyebut telah bertemu dengan aparat kecamatan, wali nagari dan Ketua MUI Kecamataun, ia menghimbau mereka agar dalam memberikan pemahaman tentang wabah Covid 19 pada masyarakat melibatkan unsur ninik mamak, alim lama, cerdik pandai, paga nagari dan Bundo Kanduang di nagari.

Pada kesempatan kunjungan ke Dapil ini, Ismet Amzis menyerahkan bantuan prasarana medis untuk beberapa petugas Puskesmas di Agam dan Bukittinggi. Masing-masingnya berupa, APD 75 stel, hand sanitizer 40 botol, sepatu boot 16 pasang, thermo gun sebanyak dua buah.

“Kita dari DPRD berharap dengan bantuan ini para petugas medis yang mengabdi di garda terdepan akan terlindungi dari penularan Corona. Insya Allah dalam waktu dekat kita juga akan menyalurkan alat semprot 2 unit pernagari dan kelurahan, disinfektan 2 galon per nagari dan kelurahan, dan beberapa bantuan yang lainnya,” tutup Ismet.(03)

Balang

LEAVE A REPLY