Padang TIME.com-Setelah presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menghentikan aliran dana untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), membuat China inisiatif memberikan WHO USD30 juta dalam menangani pandemi Covid-19.
Bantuan dana yang diberikan dalam bentuk tunai, diberikan kepada WHO sebagai bentuk dukungan dan khususnya untuk memperkuat sistem kesehatan negara-negara berkembang.
“China sudah menyumbangkan USD20 juta (sekira Rp 312 miliar) tunai kepada WHO pada 11 Maret,” tulis akun Twitter Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying, seperti dilansir Okezone, pada Kamis (23/4/2020).
Saat ini WHO sedang mengusahakan untuk mengisi kekurangan dana setelah pemerintah AS menghentikan dana bantuan. Sekadar informasi, AS merupakan negara penyumbang terbesar WHO, dengan menyumbang USD400 juta (sekira Rp6,2 triliun).
Sebelumnya Trump menuduh WHO membuat kesalahan besar karena sangat memercayai apa yang dikatakan pemerintah China dan telah menutupi kesalahan negeri tirai bambu tersebut terkait Covid-19 yang akhirnya menyebar ke seluruh dunia.
Dikatakan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, ia menyesalkan keputusan itu dan menambahkan bahwa Amerika adalah kawan lama dan murah hati, serta berharap kerjasama itu bisa dilanjutkan.
“WHO tidak saja sedang berjuang melawan COVID-19, tapi juga polio, campak, malaria, Ebola, HIV, TBC, kekurangan gizi, kanker, diabetes, sakit jiwa dan banyak lagi penyakit lainnya,” pungkasnya. (PT)
Balang

LEAVE A REPLY