Padang TIME.com-Presiden AS Donald Trump keluarkan dana USD812 juta atau sekira Rp12 triliun (kurs Rp14.810 per USD) untuk memproduksi obat-obatan dan bahan obat untuk mengatasi Covid-19 di Amerika.
Rabu (20/5/2020), Dana yang dikeluarkan Trump tersebut merupakan kontrak dengan perusahaan baru asli AS untuk memproduksi obat Covid-19. Tujuannya untuk mengakhiri ketergantungan obat dan bahan obat kepada negara lain seperti China dan India.
“Sudah terlalu lama, kami mengandalkan manufaktur asing untuk memasok bahan obat-obatan kami yang paling penting dan bahan-bahan farmasi. Ini menempatkan kesehatan, keselamatan, dan keamanan nasional Amerika pada risiko yang serius,” kata Direktur Kantor Gedung Putih di Bidang Kebijakan Perdagangan dan Manufaktur, Peter Navarro.
Navarro juga mengingatkan bahwa selama berbulan-bulan telah menyarankan Presiden Trump mengeluarkan perintah eksekutif yang mewajibkan agen-agen federal untuk membeli pasokan medis dan obat-obatan buatan AS sendiri.
Sementara itu Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS mengatakan, mereka telah memberikan kontrak empat tahun senilai USD354 juta atau sekira Rp5,3 triliun kepada perusahaan obat Phlow Corp untuk membuat obat Covid-19, obat esensial lainnya, dan bahan-bahan obat.
Kontrak ini untuk membuat obat generik Covid-19, bukan vaksin. Nilai kontrak ini bisa diperpanjang hingga 10 tahun dengan nilai sekira Rp12 triliun.
Phlow selama ini sudah membuat bahan-bahan farmasi untuk mengobati pasien Covid-19, termasuk obat-obatan untuk mengatasi rasa sakit, sedasi untuk ventilator, dukungan tekanan darah untuk pasien kritis, dan antibiotik.
Dikutip dari laman weubsite Phlow, semua produk farmasi akan dibuat di Amerika Serikat. Diakui perusahaan, kini sedang bekerja untuk membangun kemampuan manufaktur yang lebih maju di Virginia, serta fasilitas manufaktur steril untuk injeksi. Phlow juga telah bermitra dengan produsen obat generik Civica Rx, perusahaan kimia Ampac Fine Chemicals, dan Virginia Commonwealth University’s Medicines for All Institute, dan telah mengirimkan lebih d
ari 1,6 juta dosis lima obat generik esensial untuk mengobati pasien Covid-19 ke Stok Nasional Strategis AS. (PT)
Balang

LEAVE A REPLY