ad
PadangTIME.com – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Transnaker) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, mengajak angkatan kerja asal daerah itu meningkatkan penguasaan kefasihan dalam menggunakan bahasa asing sebagai salah satu upaya meningkatkan peluang dalam memenangkan persaingan.
Kepala Dinas Transnaker setempat, Marten Yunus, di Dharmasraya, Selasa (23/02), mengatakan jika ditilik dari iklim persaingan angkatan kerja dalam mendapatkan peluang pekerjaan, faktor tersebut merupakan salah satu penentu bagi institusi pengguna jasa tenaga kerja untuk difungsikan dalam kegiatan administrasi perkantoran atau usaha mereka.
“Berdasarkan pengamatan selama ini banyak angkatan kerja asal daerah ini urung mendapatkan kesempatan karena kalah seleksi karena kurang mampu berbahasa asing meskipun secara kemampuan bidang lainnya cukup mumpuni,” ungkapnya.
Menyikapi kondisi tersebut, saat ini pihaknya juga melakukan upaya peningkatan dengan mengutus para instruktur untuk memperdalam bahasa Jepang untuk diterapkan nantinya pada pelatihan tenaga kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) setempat.
“Kami upayakan program ini sudah bisa dilaksanakan tahun depan, sehingga upaya meningkatkan daya saing angkatan kerja di Dharmasraya bisa berjalan baik dan terukur,” tegasnya.
Disinggung tentang kondisi ketenagakerjaan di daerah itu, ia menjelaskan saat ini Kabupaten Dharmasraya menyumbangkan jumlah total angkatan kerja sebesar 38 persen dari total jumlah penduduk.
“Dari jumlah tersebut daerah ini juga menyumbangkan angka pengangguran terbuka sebanyak 5,03 persen atau enam ribu orang lebih dari total angka pengangguran terbuka untuk wilayah Provinsi Sumatera Barat,” ulasnya. (pt)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here