Tim Terpadu Covid-19 Pesisir Selatan Gelar Razia, 25 Warga Terjaring

0
558
PadangTIME.com – Tim terpadu yang terdiri dari Kodim 0311, Polres, Satpol PP dan Damkar serta Dinas perhubungan, melakukan operasi yustisi dalam rangka  penegakan disiplin protokol kesehatan.
Operasi yustisi dengan melakukan razia bagi masyarakat yang tidak memakai masker  dilakukan di Jalan Ilyas Yakub Painan, tepatnya di depan taman Spora, Senin (3/5).
Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, Kabupaten Pesisir Selatan, Dailipal, mengatakan operasi dilakukan bertujuan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yakni memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan.
“Akhir akhir ini sebagian besar masyarakat sudah abai dengan protokol kesehatan, mereka ke luar rumah tanpa memakai masker, sementara kasus positif covid 19 terus meningkat,” kata Dailipal.
Dikatakan, dalam razia tersebut, pihaknya berhasil menjaring sebanyak 25 orang warga yang tidak memakai masker.
“Ke 25 pelanggar tersebut diberi sanksi teguran lisan,” kata Dailipal.
Selain melakukan razia di jalan Ilyas Yakub, kata Dailipal, pihaknya juga melaksanakan operasi yustisi di sejumlah masjid dan mushalla Kecamatan IV Jurai.
Berdasarkan hasil kegiatan tersebut  masih banyak ditemui jama’ah yang tidak memakai masker  dan remaja serta anak anak membakar kembang api serta petasan di sekitar masjid.
“Terhadap jemaah yang melanggar  diberikan teguran lisan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dailipal, menghimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan, guna memutus mata rantai penularan covid 19.
Hal tersebut, sangat penting karena sejak sebulan ini kasus positif covid terus meningkat, termasuk kasus kematian.
“Sepekan terakhir terdapat empat orang kasus positif covid 19 yang meninggal di Pessel,” ungkapnya.
Berdasarkan catatan tim Satgas sampai Senin (3/5) kasus positif covid 19 di Pesisir Selatan, sudah mencapai 1532 orang, meninggal 46 orang, dan sembuh 1393 orang dan yang diisolasi mandiri serta di rumah sakit sebanyak 93 orang. (05)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here