Padang TIME.com-Masuknya kapal Tiongkok ke wilayah perairan Natuna di Kepulauan Riau memicu reaksi beragam dari berbagai pihak termasuk Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti.

Menanggapi hal tersebut, Susi Pudjiastuti angkat bicara di akun media sosial miliknya. Dikatakan Susi, aksi pencurian ikan tersebut harus mendapat hukuman, terlepas sedekat apa China dengan Indonesia.

“Persahabatan antar negara tidak boleh melindungi pelaku Pencurian Ikan & Penegakan hukum atas pelaku Ilegal Unreported Unregulated Fishing,” cuit Susi dalam akun twitternya, seperti dilansir Okezone, Senin (5/1/2020)

Perairan Natuna

Tindakan pencurian ikan tersebut merupakan kejahatan lintas negara. Ditambahkan Susi, pihak yang melanggar harus ditindak tegas agar tidak terjadi pencurian lagi.

Sementara itu, Susi juga memberikan video singkat dirinya sewaktu masih menjabat Menteri KKP yang mengingatkan tidak boleh disamakannya investasi dan tindakan pencurian ikan.

“Mau investasi atau mau nyolong? Kalau ada ekonom-ekonom atau pejabat-pejabat yang bicara ya gara-gara penenggelaman kapal investor takut untuk investasi di perikanan Indonesia itu mah mengada-ada namanya.” kata Susi.

Sebelumnya, China terbukti melanggar Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) Indonesia, dengan melakukan kegiatan IUU fishing, dan pelanggaran kedaulatan oleh Coast Guard RRT di perairan Natuna. 

Balang

LEAVE A REPLY