ad
PadangTIME.com – Bank Indonesia (BI) mencatat, persentase penggunaan uang elektronik untuk bertransaksi di e-commerce mencapai 42% per kuartal III selama pandemi Covid-19. Nilai transaksinya bahkan mencapai Rp29,4 triliun dari total Rp70 triliun.

Perkembangan sektor e-commerce di Indonesia semakin pesat, aktivitas jual beli secara online pun kian meningkat seiring meningkatnya pandemi Covid-19 yang menyebabkan banyak sektor terpukul. Meski demikian, salah satu sektor yang bertahan dan mampu untung sepanjang pandemi yakni e-commerce.

bebi

Melihat hal tersebut, CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah 12 juta UMKM bergabung kedalam platform Bukalapak.

“Saat ini Bukalapak memiliki online marketplace dan mitra Bukalapak. Saat ini ada sekitar 12 juta merchant, 6 juta merchant online, dan 6 juta warung dan agen offline. Hampir semuanya itu adalah UMKM, jadi memang kalau kita lihat di masa pandemi ini ada kenaikan sekitar 3 juta merchant yang join selama tahun 2020.

Dan ini mungkin salah satu prediksinya adalah karena akibat pandemi jadi banyak orang yang mencari alternatif income,” jelas Rachmat dalam ajang IDX Channel Economic Outlook Festival 2021, Rabu (16/12/2020).

Berada di tengah pandemi Covid-19, berdampak pada berubahnya tren belanja dari offline ke online serta turunnya pendapatan.

“Memang kita lihat di online ini ada beberapa tren juga yang berubah. Ada beberapa merchant kita yang mengalami penurunan karena sebagian barang-barangnya sedang tidak dicari atau diperlukan, seperti elektronik dan sebagainya. Tapi lebih banyak juga yang naik, biasanya seperti makanan dan minuman,” paparnya.

Menurut Rachmat, Bukalapak terus melakukan strategi dan upaya agar UMKM tetap mempu berdaya saing ditengah berkembangnya online marketplace. Jadi ada beberapa strategi dilakukan, salah satunya mengadakan promo atau discount agar bisa menjadi merchant Bukalapak.

“Dan tentunya kami juga banyak membuka pelatihan-pelatihan baik di Bukalapak maupun bersama pemerintah untuk mendukung UMKM supaya bisa masuk di platform digital,” pungkasnya. (nz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here