Siberut Utara mulai Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

0
2824
ads
Padang TIME- Arya (12), Arsyad (10) dan Niken (8) mengacungkan tangan langsung saat M. Sitorus, Kepala Seksi Pemerintah Kecamatan Siberut Utara meminta tiga orang yang pertama mau secara sukarela untuk menerima vaksin perdana pada pelaksanaan vaksinasi tingkat pelajar sekolah dasar pada usia 6-11 tahun di sesi acara sosialisasi.
Dengan berani, mereka bertiga maju ke depan untuk mengikuti vaksinasi pelajar SD yang pelaksanaan perdana di SDN 09 Muara Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara.
Sitorus melakukan dialog dengan mereka bertiga mulai dari mempertanyakan kelas hingga cita-cita. Arya yang duduk di bangku kelas VI bercita-cita menjadi polisi. Sedangkan Arsyad bercita-cita menjadi anggota TNI dan Niken bercita-cita menjadi Desainer. Rupaya Arya dan Arsyad beradik-kakak.
“Kami bersaudara. Dia abang saya,” kata Arsyad, Kamis (20/1/2022) sambil memperlihatkan kartu vaksin.
Saat vaksinasi, Arya didampingi langsung Kapolsek Sikabaluan, Ajun Komisaris Polisi Edi Surya, Arsyad didampingi langsung Sersan Satu Agus Saud Manurung, Babinsa Koramil 01 Sikabaluan. Sementara Niken didampingi Kepala Puskesmas Sikabaluan, Kristiani dan Kasi Pemerintah Kecamatan Siberut Utara, M. Sitorus.
Sebelum pelaksanaan vaksinasi, para orangtua wali murid mendapatkan sosialisasi. Amsal Basar, Kepala SDN 09 Muara Sikabaluan mengatakan tujuan sosialisasi agar orangtua memberikan dorongan kepada anak serta orangtua mendapat sosialisasi soal tujuan pelaksanaan vaksinasi tingkat pelajar sekolah dasar,” katanya.
Sitorus dalam acara sosialisasi mengatakan pemberian vaksinasi tingkat pelajar guna memberikan kekebalan tubuh agar dapat terhindar dari ancaman Covid-19. Kasus covid-19 pertama ditemukan di Sikabaluan pada Maret 2020.
“Apalagi sekarang sudah ada lagi ancaman virus baru. Kekebalan tubuh orang dewasa dan anak-anak harus dibentuk agar antibodi tubuh kuat dari ancaman virus covid-19,” katanya.
Dalam pemberian vaksin, biasanya terjadi seperti pusing, mengantuk hingga demam. Namun hal ini dapat diberikan obat sehingga orangtua perlu memberikan informasi pada petugas kesehatan bila ada gejala yang dialami oleh anak, katanya. (mp)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini