Satu Rumah Rusak Ringan di Monganpoula Akibat Gempa

0
1596
Padang TIME – Akibat gempa yang  terjadi pada Senin (14/3/2022) pukul 04.09 Pagi, satu rumah rusak ringan karena lepas dari sandi,” kata Sadako Ahmat, salah seorang aparatur desa, Senin (14/3/2022).
Lebihlanjut dikatakan Sadako, rumah warga yang rusak karena bergeser dari sandi atas nama Tarianus Sakoan. Hal ini sudah dilaporkan pada pihak pemerintah kecamatan dan kabupaten.
“Bergeser sekitar 40 cm dari sandi rumah. Pemilik rumah sementara tinggal di rumah pihak keluarga lainnya,” katanya.
Sementara di Desa Sigapokna Kecamatan Siberut Barat akibat kejadian tersebut untuk kerusakan bangunan tidak ada namun masyarakat hanya sempat keluar rumah untuk menghindari reruntuhan bangunan.
“Masyarakat keluar dari rumah, namun untuk bangunan tidak ada yang rusak,” kata Elias, Kepala Desa Sigapokna.
Untuk di Desa Muara Sikabaluan, warganya memilih mengungsi untuk menjauhi pantai baik yang ada di Dusun Nangnang, Muara, Pokai, Puran dan Bose. Untuk di Dusun Muara dan Nangnang. Mereka mengungsi ke rumah warga yang ada di jalur Sikabaluan-Monganpoula yang jauh dari pantai, memilih ke Monganpoula dan ke pengungsian Tamairang.
Sementara Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno melalui rilisnya di WAG BMKG Sumbar menyatakan, memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).
 Gempa berdampak dan dirasakan di Padang, Siberut, Nias Selatan, Gunungsitoli dengan skala intensitas IV MMI ( bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), daerah Padang Panjang, Bukittinggi, Pasaman Barat, Tuapejat, Pariaman dengan skala intensitas III MMI ( getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Getaran gempa terasa hingga Dharmasraya, Payakumbuh, Kerinci,  Tapanuli Selatan, Pesisir Selatan, Batusangkar, Padang Pariaman.
Selain itu, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya empat aktivitas gempabumi susulan dengan magnitudo terbesar M6.0.
Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini