Padang TIME.com– Saham Amazon Inc (AMZN.O) dan Netflix Inc (NFLX.O) melonjak ke rekor tertinggi pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat bersamaan dengan kenaikan Wall Street Amerika Serikat (AS).
Amazon naik 4,4% dan Netflix naik 2,9%, kenaikan saham tersebut karena kabijakan untuk beraktivitas di rumah mendorong permintaan layanan streaming online dan pengiriman barang ke rumah.
Dow Jones Industrial Average naik 33,33 poin atau 0,14% menjadi 23.537,68. S&P 500 naik 16,19 poin atau 0,58% menjadi 2.799,55 dan Nasdaq Composite menambahkan 139,19 poin atau 1,66% menjadi 8.532,3.
Namun, dampak krisis kesehatan pada ekonomi dan perusahaan membuat investor tetap khawatir. Penghasilan kuartal pertama pekan ini, akan mengumumkan kinerja keuangan perbankan di AS. Diperkirakan akan ada gelombang gagal bayar di masa depan menyusul penghentian aktivitas bisnis.
Analis memperkirakan pendapatan untuk perusahaan S&P 500 merosot 12,8% pada kuartal pertama, yang akan menjadi penurunan triwulanan terbesar dari tahun ke tahun sejak krisis keuangan.
“Kami tidak akan melihat pemulihan berbentuk V, dan saya pikir investor pada akhirnya akan menyadari hal itu. Jadi terlalu dini untuk pergerakan saham pada tahap ini,” kata Analis Investasi Alan B Lancz & Associates Inc, dilansir dari Reuters, Jumat (17/4/2020).
Data menunjukkan klaim pengangguran turun sedikit menjadi 5,2 juta minggu lalu dari 6,62 juta yang direvisi minggu sebelumnya. Namun jumlah total selama sebulan terakhir masih mencapai 20 juta pengangguran.
Sebagai informasi, penutupan New York atau lockdown untuk mencegah perluasan Covid-19 diperpanjang hingga 15 Mei, meski sekarang jumlah kasus posisitf terkait corona dan kematian turun ke level terendah dalam lebih dari sepekan. (IDX)
Balang

LEAVE A REPLY