RSUD Dr M Zein Painan Mampu Produksi 150 Tabung Oksigen Per Hari

0
587
PadangTIME – Kelangkaan tabung oksigen oleh sebagian besar rumah sakit di Indonesia, termasuk juga di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) untuk kebutuhan pasien, ternyata hal itu tidakah dirasakan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr M Zein Painan, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).
Sebagai rumah sakit yang dikelolah melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), rumah sakit itu sekarang telah memiliki sarana untuk memproduksi oksigen kebutuhan rumah sakit. Bahkan kapasitas produksinya mencapai 150 tabung dengan ukuran 1800 kilogram per hari.
Hal itu disampaikan Direktur RSUD dr M Zein Painan, Sutarman, kepada pesisirselatan.go.id Jumat (23/7) di Painan.
“Terkait ketersediaan oksigen bagi pasien yang membutuhkan, kita di rumah sakit ini tidak lagi kuatir. Saya katakan demikian, karena rumah sakit ini telah mampu melakukan produksi oksigen sendiri,” katanya. Dalam satu hari kita mampu memproduksi 150 tabung oksigen dengan kapasitas 1800 liter. Dan ini merupakan rumah sakit satu-satunya di Sumbar yang memproduksi oksigen sendiri,” katanya.
Ditambahkan lagi bahwa dalam kondisi normal, kebutuhan oksigen rata-rata dalam satu hari hanya sebanyak 50 tabung, namun sekarang mencapai 100 tabung akibat terus melonjaknya jumlah pasien Covid-19.
“Walau meningkat, namun masih dibawah kemampuan produksi yang mencapai 150 tabung itu,” ucapnya.

Ditambahkannya bahwa saat ini jumlah pasien positif Covid-19 yang masih dalam masa perawatan di rumah sakit itu ada sebanyak 36 orang.

“Berdasarkan kapasitas dinyatakan sudah penuh. Sehingga untuk mengantisipasi kita sekarang juga tangah mencadangkan 21 tempat tidur lagi dengan memanfaatkan beberapa ruangan perawatan yang ada, seperti ruang penyakit dalam, ruang bedah, dan lainnya,” ungkap Sutarman lagi
Namun terkait masih terus meningkatnya warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerah itu, pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencadangkan Rusunawa Kampung Muaro Painan Selatan sebagai ruang perawatan Covid-19.
“Terkait rencana itu, kita bersama Wakil Bupati Pessel, Bapak Rudi Hariyansyah, Dinas Kesehatan, dan Gugus Tugas Covid-19 Pessel telah melakukan peninjauan. Di Rusunawa itu Terdapat tiga lantai yang bisa dijadikan sebagai ruang isolasi atau perawatan Covid-19,” tutupnya. (PT)
bebi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here